Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the image-optimization domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /www/wwwroot/ppg.iainptk.ac.id/wp-includes/functions.php on line 6121
PPG - Page 5 of 6 -

Blog

  • Samakan Persepsi, Prodi PPG IAIN Pontianak Siap Laksanakan Lokakarya Perangkat Pembelajaran dan PPL

    Samakan Persepsi, Prodi PPG IAIN Pontianak Siap Laksanakan Lokakarya Perangkat Pembelajaran dan PPL

    Pimpinan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan LPTK IAIAN Pontianak bersama Program Studi Pendidikan Profesi Guru mengadakan rapat koordinasi persamaan persepsi terkait persiapan pelaksanaan perangkat pembelajaran yang akan dilaksanakan di ruangan Nuanza Hotel Alimoer Jl. A. Yani II. Sabtu (23/09).

    Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga (APK), Dr. Ali Hasmy, M.Si menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Program PPG selama ini. Dukungan sepenuhnya juga diberikan untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan Program PPG, terutama dalam peningkatan kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia yang ikut terlibat. Salah satunya melalui kegiatan refreshment ini yang dimaksudkan untuk menyamakan persepsi, memperbarui keterampilan ataupun pengetahuan dasar mengenai implementasi kurikulum merdeka belajar dalam konteks pelaksanaan pembelajaran PPG Dalam Jabatan tahun 2023.

    Sementara itu, Dekan FTIK, Dr. H. Hermansyah, M.Ag dalam sambutannnya berharap kepada seluruh pengajar untuk memberikan komitmen terbaik dalam rangka mendampingi guru-guru dalam tahap pengembangan perangkat pembelajaran, karena ini menjadi bekal untuk menghadapi PPL yang akan dilakukan mahasiswa PPG Tahap 2 tahun 2023.

    “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan penilaian dan pengetahuan saja pada mahasiswa tapi juga bimbingan dan komitmen terbaik dalam mendampingi mereka. Oleh sebab itu, optimalisasi dari guru dan dosen sangat kami harapkan agar bisa memberikan hasil yang maksimal,” ucapnya.

    Ketua Program Studi PPG, Ana Rosilawati, M.Ag dalam laporannya menyampaikan akan tujuan kegiatan yang akan dilaksanakan kurang lebih 20 hari tersebut.

    “Kegiatan yang dihadiri 46 orang yang terdiri dari dosen, guru pamong baik dari PAI dan madrasah ( al-Quran al-Hadis, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)), dan pengelola LPTK IAIN Pontianak. Kegiatan bertujuan mengingatkan dan menyegarkan kembali para dosen dan guru pamong,”. ujarnya

    “Dan tidak lupa, kami ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak/ibu dalam rangka persiapan memasuki fase kedua dan ketiga dari beberapa rangkaian peleksanaan PPG Tahap 2 ini yaitu Perangkat Pembelajaran dan Praktik Pengalaman Lapangan yang diselenggarakan oleh LPTK IAIN ini. Terkhusus kepada nasumber kita Dr. H. Suwadi, S.Ag., M,Ag., M.Pd. kegiatan yang bertujuan memberikan penyegeran bagi bapak ibu semua. Oleh sebab itu saya berharap agar bapak ibu bisa lebih fokus dan rileks dengan kegiatan ini sehingga nantinya ketika proses berlangsung dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar,” imbuhnya.

    Dalam paparannya, Dr. H. Suwadi, S.Ag., M,Ag., M.Pd sebagai narasumeber menjelaskan bahwa spirit kurikulum merdeka yang sudah diinternalisasikan juga ke dalam program PPG tentu saja memberikan ruang yang luas bagi pengelola dan pendidik untuk merumuskan pengembangan kurikulum operasional madrasah sesuai potensi serta sumber dayanya. Kurikulum merdeka tidak boleh hanya berfokus pada transfer pengetahuan kepada peserta didiknya saja, tapi untuk membekali peserta didik berupa kompetensi sikap, keterampilan hidup dan cara berpikir serta bersikap dalam menyikapi berbagai perubahan lingkungan. Termasuk mengembangkan kemampuan unik, mengeksplorasi minat dan bakat peserta didik terutama untuk mendorong perubahan ke arah yang lebih baik. Maka internalisasi kurikulum merdeka, sudah harus dimulai pada konteks pelaksanaan pembelajaran Program PPG dan perlu dipola dan diadaptasikan secara komprehensif melalui penyiapan kurikulum merdeka belajar.Dimana kunci penting pelaksanaan kurikulum ini terletak pada kesiapan para pendidik untuk mencetak peserta didik yang mengedepankan nilai-nilai religiusitas sebagai ruh yang mewarnai cara berpikir, bersikap dan bertindak. Karena itu, setiap pendidik diberikan kebebasan untuk mengeksplorasi kreativitas untuk mengakomodir berbagai perspektif tersebut. Agar orientasi pembelajaran dalam Program PPG tidak hanya yang berkaitan dengan membekali peserta didik berupa kompetensi, sikap dan keterampilan hidup, melainkan juga mewariskan karakter dan nilai-nilai luhur kepada peserta didik.

    Acara Refrehment berjalan dengan baik dan lancar. Kemudian ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Ust. Firmansyah, M.Pd.

    Penulis: Abd. Hamid
    Editor: Septian Utut Sugiatno, M.Pd

  • Ketua LPTK Apresiasi Kinerja Pengelola PPG IAIN Kota Pontianak

    Ketua LPTK Apresiasi Kinerja Pengelola PPG IAIN Kota Pontianak

    KALBAR SATU ID, NEWS – Sebagai salah satu LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG), IAIN Kota Pontianak melaksanakan pengukuhan Guru Profesional yang merupakan lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Tahap 1 dan 2 pada hari Sabtu, 24 Desember 2022 di Hotel Orchadz Gajah Mada Pontianak.

    Dekan FTIK IAIN Pontianak Dr. H. Hermansayah, M.Ag selaku ketua LPTK, mengapresiasi kinerja pengelola PPG dalam jabatan di IAIN Pontianak.

    “Ucapan terima kasih saya sampaikan atas kerja keras pengelola; kaprodi, sekprodi, para admin dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan PPG Tahun 2022 ini mulai dari tahap 1 sampai tahap 2, hal ini tak lepas dari komitmen para pihak sehingga dapat terlaksana dengan baik,” katanya dalam acara pengukuhan 342 PPG di Hotel Orchadz Kota Pontianak, Sabtu (24/12/2022).

    Selanjutnya, Hermansyah menceritakan proses awal terbentuknya PPG di LPTK IAIN Pontianak, PPG di LPTK IAIN Pontianak telah melalui proses panjang, bahwa dimulai 3 periode kepemimpinan FTIK sebelumnya, ia menyebut pengajuan prodi PPG dimulai sejak kepemimpinan (Almh) Dr. Hj. Lailial Muhtifah, M. Pd sebagai langkah awal, dan kemudian upaya tersebut dilanjutkan oleh Dr. Ali Hasmy, M.Si dan Dr. H. Dwi Surya Atmaja, MA pada periode kepemimpinan mereka sebagai Dekan.

    “Kemudian izin penyelenggaraan Prodi PPG dikeluarkan oleh Kementerian Agama RI. Pendidikan Profesi Guru IAIN Pontianak menjadi LPTK yang secara resmi mendapat izin pada tahun 2021. Perjuangan berat tersebut merupakan usaha bersama sehingga prodi dapat terbentuk dan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mencetak guru-guru profesional,” lanjut Hermansyah.

    Dalam laporannnya, Ana Rosilawati, M. Ag selaku ketua program studi PPG menyampaikan secara rinci jumlah peserta PPG yang mengikuti pengukuhan.

    “Sebagai salah satu LPTK penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG), IAIN Pontianak melaksanakan pengukuhan Guru Profesional yang merupakan lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada tahap 1 sebanyak 151 orang (berasal Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Sumatra Utara, Aceh, Riau, Kalimantan Tengah, Jawa Timur, Gorontalo, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara)”.

    “Dan tahap 2 sebanyak 191 orang (berasal Mempawah, Jakarta, Jawa Tengah, Aceh, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, dan Riau). Berarti dari jumlah tersebut, keseluruhan jumlah mahasiswa yang dikukuhkan sebanyak 342 orang yang mana 199 mengikuti secara luring/langsung dan 143 orang hadir melalui aplikasi Zoom Meeting. Alhamdulillah, di tahun 2022 ini LPTK IAIN Pontianak masuk rangking 9 terbaik (89% kelulusan) dari 28 LPTK yang ditunjuk oleh Kementerian Agama Republik Indonesia,” papar Hermansyah.

    Selain itu, Hermansyah ucapkan terima kasih kepada Rektor IAIN Pontianak Dr. Syarif yang selalu mengarahkan dan memberikan masukan terkait pengelolaan PPG IAIN Pontianak, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan yang selalu berkoordinasi dan memberikan semangat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat yang selalu memberikan pelayanan informasi yang baik, serta Lembaga/Kementerian di tingkat Kabupaten/Kota yang berkolaborasi dalam memberikan beasiswa APBD kepada mahasiswa PPG di LPTK IAIN Pontianak.

    “Semoga kerjasama ini tetap terjaga sebagai upaya dalam membentuk Guru Profesional di masing-masing Daerah khususnya, dan untuk Indonesia pada umumnya,” imbuhnya.

    Ditemui setelah acara, salah seorang guru bernama Fuad Ma’ruf Nur asal Jakarta mengungkapkan terima kasih dan apresiasi kepada LPTK IAIN Pontianak, para dosen dan pengelola PPG atas kesempatan yang diberikan untuk menimba ilmu kependidikan melalui program Pendidikan Profesi Guru dalam jabatan

    “Hari ini, semua lelah yang kami rasakan dalam beberapa bulan yang lalu, sirna bernti kebahagiaan da haru setelah menerima Sertifikat dan Transkip Nilai,” ujarnya.

    Acara Pnegukuhan dan Sumpah Profesi ditutup dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh KH. Dulhadi, M.Pd sebagai salah seorang dosen IAIN Pontianak diikuti oleh semua peserta pengukuhan dengan penuh khidmat.

    Sumber: https://kalbarsatu.id/news/ketua-lptk-apresiasi-kinerja-pengelola-ppg-iain-kota-pontianak/

  • Pengukuhan 342 PPG, Rektor IAIN Pontianak Syarif: Jadilah Guru Profesional

    Pengukuhan 342 PPG, Rektor IAIN Pontianak Syarif: Jadilah Guru Profesional

    KALBAR SATU ID, NEWS – Sebagai salah satu LPTK penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG), IAIN Kota Pontianak melaksanakan pengukuhan Guru Profesional yang merupakan lulusan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Tahap 1 dan 2 pada hari Sabtu, 24 Desember 2022 di Hotel Orchadz Gajah Mada Pontianak.

    Rektor IAIN Pontianak Dr. H. Syarif, MA dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada semua guru yang telah dinyataan lulus Uji Kompetensi Mahasiswa PPG dan mengingatkan akan tugas seseungguhnya menjadi guru profesional.

    “Selamat dan sukses kepada semua guru-guru yang telah dinyatakan lulus dan berhak menadi guru profesional. Jangan lupa bahwa guru profesional tidak hanya berhenti sampai telah dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat, yang terpenting adalah harus mampu memberikan pelayanan pendidikan terbaik dan memastikan para peserta didik mendapat layanan pendidikan yang baik serta memiliki Akhlakul Karimah,” katanya dalam sambutan acara pengukuhan 342 PPG di Hotel Orchadz Kota Pontianak, Sabtu (24/12/2022).

    Link dan Login Pendaftaran PPG Slot Thailand Dalam Jabatan Tahun 2022 Tahap 2 Lengkap Jadwal dan Syarat
    (Buka di tab peramban baru)

    Selain itu, Ketua Terpilih PWNU Kalbar juga berpesan agar para guru senantiasa mengajarkan nilai-nilai moderasi beragam kepada siswa sejak dini.

    “Kompetensi yang baik secara intelektual merupakan harapan bersama, tetapi memastikan bahwa anak-anak Indonesia dapat hidup berdampingan dengan orang lain yang berbeda dengannya adalah sebuah keharusan dengan tetap mempedomani nilai-nilai agama Islam,” ungkap Syarif dengan penuh semangat.

    Diakhir sambutannya, Dr. H. Syarif, MA selaku Rektor IAIN Kota Pontianak mengapresiasi kinerja pengelola karena telah bekerja secara maksimal.

    “Terima kasih saya ucapkan kepada semua pengelola yang telah bekerja dengan sangat baik tanpa mengenal lelah sehingga secara keseluruhan pelaksanaan PPG ini dapat berjalan dengan baik bahkan mampu berkompetisi dengan LPTK lainnya sehingga masuk 10 besar yaitu peringkat 9, ini adalah prestasi luar biasa yang harus tetap dijaga bahkan harus ditingkatkan kembali sehingga di tahap-tahp berikutnya bisa masuk 3 besar,” pungkasnya.

    Hadir dalam acara Pengukuhan 342 PPG itu diantaranya; Rektor IAIN Kota Pontianak Dr. Syarif, para pejabat di lingkungan FTIK IAIN Pontianak, dosen dan guru pamong serta perwakilan dari Kantor Kementerian Agama dari beberapa wilayah di Indonesia.

    Sumber: https://kalbarsatu.id/terkini/pengukuhan-342-ppg-rektor-iain-pontianak-syarif-jadilah-guru-profesional/

  • Refreshment dan Koordinasi Dosen Pembimbing dan Guru Pamong, Rektor Sampaikan Pentingnya Moderasi Beragama

    Refreshment dan Koordinasi Dosen Pembimbing dan Guru Pamong, Rektor Sampaikan Pentingnya Moderasi Beragama

    Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Dr. H. Syarif, MA menyampaikan materi tentang Moderasi Beragama di hadapan Mahasiswa PPG dalam acara Refreshment dan Koordinasi Dosen Pembimbing dan Guru Pamong, Sabtu (03/12) di Hotel Orchardz A.Yani Pontianak.

    Dr. H. Syarif, MA mengungkapkan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu dari tujuh program utama atau priority program yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Rektor berharap semua dosen dan guru pamong memberikan pemahaman mengenai moderasi beragama kepada guru-guru yang saat ini menjadi Mahasiswa PPG Daljab 3.

    “Kita menyadari moderasi beragama itu satu dari tujuh priority program Kementerian Agama yang mana di Kementerian Agama sudah ada satgasnya. IAIN Pontianak hari ini sudah membentuk rumah moderasi beragama. Regulasi terbaru yang ada di KMA memungkinkan kita menambahkan Pusat Rumah Moderasi Beragama dan juga Pusat Rumah Jurnal dan lain- lainnya. Khusus Rumah Moderasi Beragama, IAIN Pontianak sudah kita lakukan sejak lama. Yang jelas adalah kegiatan-kegiatan yang berbasis moderasi beragama ini di IAIN Pontianak ini kita sangat serius. Ending yang kita inginkan ialah supaya terbentuk wawasan berpikir,” katanya.

    “Kita tahu bahwa moderasi beragama sudah ada dalam setiap modul di LMS. Namun, itu tidak menajamin. Jika mereka membuka dan membacanya, mereka akan mendapatkan pengetahuan itu. Jika tidak? Maka, ini tugas kita bersama untuk mendidik para guru dalam bidang pemahaman keagamaan yang moderat. Sehingga ketika mereka lulus dan menjadi pemimpin punya sifat, cara pandang, sikap perilaku agama yang moderat, tidak ekstrim, tidak radikal, apalagi sampai untuk menjadi seorang teroris. Dia menjadi aktor atau duta moderasi beragama di tengah-tengah masyarakat dan di tempat dimana mereka akan bekerja,” pungkasnya.

    Sementara itu Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FTIK, Dr. Sahrani, S.E.I., M.Pd, dalam sambutannya juga mengingatkan agar dosen dan guru pamong terus bersinergi.

    Ia berharap agar para dosen dan guru pamong untuk bersinergi membawa Mahasiswa PPG menjadi guru profesional. Sahrani juga menyampaikan bahwa saat ini masih banyak guru yang belum bersertifikasi, dan ini menjadi tanggung jawab IAIN Pontianak juga sebagai penyelenggara. Lebih lanjut ia berharap semoga IAIN Pontianak senantiasa dipercaya sebagai salah satu penyelenggara PPG. Khusus kepada dosen, ia berharap agar dapat mengatur waktu mengajar, baik mengajar Mahasiswa PPG secara daring ataupun mahasiswa reguler.

    Sementara itu, Ketua Prodi PPG, Ana Rosilawati, M.Ag dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada semua dosen pembimbing, guru pamong, dan juga pengelola. “Kami atas nama pengelola mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak/ibu dosen pembimbing dan guru pamong pada acara ini. Kegiatan PPL ini diikuti 39 dosen pembimbing dan guru pamong yang terdiri 26 dosen perangkat dan pembimbing PPL, dan 3 guru pamong. Kegiatan ini juga dilaksanakan kurang lebih selama satu bulan dimulai dari tanggal 04 sampai 31 Desember 2022. Kami mengingatkan para dosen pembimbing dan guru pamong PPG untuk senantiasa menjalin kolaborasi dan komitmen dalam mendampingi para mahasiswa PPG belajar hingga mereka lulus nanti. kami juga berharap semoga tidak ada lagi gap dalam hal penilaian antara dosen dan guru pamong,” sambutnya.

    “Kami juga berharap di tahap 3 ini  kelulusan mahasiswa melebihi tahap 2 yang masuk 10 LPTK se-Indonesia yaitu di peringkat 9 dengan 89.33%  atau 134 dari 150 mahasiswa PPG Daljab tahap 2 tahun 2022 ,dan Ini merupakan prestasi bagi kita secara khusus dan IAIN Pontianak secara umum. Kita patut berbangga, bersyukur kepada Allah, menjaga bahkan berupaya semaksimal mungkin agar tingkat kelulusan di setiap tahap terus mengalami peningkatan. kami sangat yakin, dengan kualitas dan pengalaman Bapak/Ibu semua semua bisa kita proleh,” sambungnya.

    Penulis: Abd Hamid dan Septian Utut Sugiatno

  • Tingkatkan Kualitas Mutu, Prodi PPG Sukseskan AMI

    Tingkatkan Kualitas Mutu, Prodi PPG Sukseskan AMI

    Dalam upaya penjaminan dan pemeliharaan mutu, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Pontianak menyelenggarakan AMI (Audit Mutu Internal) yang berlangsung pada Selasa (08/11) terhadap seluruh unit di lingkungan IAIN Pontianak, termasuk Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG). Pelaksanaan AMI dilakukan oleh Tim Auditor, Verdianti, SE., M.Sc.Ak didampingi oleh Ketua Prodi PPG, Ana Rosilawati, M.Ag dan Plt. Sekretaris Prodi PPG, Syamhadi, M.Pd. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00. Dalam kesempatan ini hadir pula Admin dan Pengelola LPTK IAIN Pontianak. Kurang lebih tiga jam berlangsung tanya jawab dan expose data terkait item-item yang ada pada instrumen AMI.

    Verdianti, SE., M.Sc.Ak selaku auditor menyampaikan tujuan pelaksanaan AMI di prodi PPG tersebut. “AMI ini dilakukan sebagai langkah pengendalian mutu serta adanya peningkatan mutu setelah adanya tindak lanjut dari pimpinan. Tindak lanjut dari AMI merupakan bentuk nyata komitmen para pimpinan untuk peningkatan mutu di perguruan tinggi,” ucapnya

    Verdianti juga menyampaikan harapannya untuk tindak lanjut hasil AMI dan juga membangun sinergi antara unit dengan unit lainnya serta melakukan perbaikan kekurangannya.

    “Dengan terlaksananya AMI pada prodi PPG ini, kami berharap ada tindak lanjut dari atas terkait hasil dan juga saran sebagai upaya penjaminan mutu yang baik dari lembaga. Tentunya, sinergi antara prodi sebagai unit terkecil dan unit-unit lainnya serta fakultas dan institut sebagai payung besar sangat dibutuhkan dalam rangka mewujudkan IAIN Pontianak yang lebih baik,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kaprodi PPG, Ana Rosilawati, M.Ag mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada auditor yang telah meksanakan AMI di Prodi PPG.

    “Terima kasih kami ucapkan atas pelaksanaan AMI hari ini terkhusus kepada Ibu Auditor, dan mohon maaf jika ada dokumen yang belum terpenuhi dan memang bukan saja dari ranah prodi, tapi juga sinergi dari tim terkait. semoga kekurangan pada siklus ini dapat terpenuhi pada siklus berikutnya. Prodi PPG paham bahwa dibutuhkan usaha untuk menyelesaikan kebutuhan tersebut. Banyak kekurangan dan ketidaksesuaian dengan instrumen AMI yang harus dipahami dan kami penuhi mulai dari standar-tandar proses pembelajaran, standar kompetensi lulusan, standar isi pembelajaran, standar penilaian pembelajaran, standar dosen dan tendik, standar sarpras pembelajaran, standar pengelolaan pembelajaran, standar pembiayaan pembelajaran.”

    Plt. Sekretaris Prodi Pendidikan Profesi Guru, Syamhadi, M.Pd mengucapkan terima kasih kepada auditor. “Kami sangat berterima kasih atas masukkan dan saran dari auditor karena dengan adanya kegiatan audit ini, kami selaku pengelola prodi akan mampu menjamin dan meningkatan kualitas prodi kami,” ujarnya.

    “Jika prodi telah mencapai atau bahkan melebihi standar yang telah ditetapkan, nanti saat akan mengajukan akreditasi prodi Insya Allah akan mendapat hasil maksimal,” pungkasnya.

    Penulis: Abd Hamid
    Editor: Septian Utut Sugiatno, M.Pd

  • Refreshment Pengembangan Perangkat Pembelajaran Ppg, Warek I Himbau Dosen Dan Guru Pamong Saling Bersinergi Cetak Guru Profesional

    Refreshment Pengembangan Perangkat Pembelajaran Ppg, Warek I Himbau Dosen Dan Guru Pamong Saling Bersinergi Cetak Guru Profesional

    Menginjak fase kedua dari rangkaian kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG), LPTK IAIN Pontianak menyelenggarakan Refreshment Dosen Pengampu dan Guru Pamong Pengembangan Perangkat Pembelajaran PPG dalam Jabatan Tahap 3 Tahun 2022, Jumat (04/11) di Hotel Orchadz Pontianak. Acara tersebut dihadiri oleh dosen, guru pamong, dan pengelola.

    Wakil Rektor I Bidang APL, Dr. Ali Hasmy, M.Si berharap dosen dan pamong bersinergi untuk mencetak guru yang profesional. “Saya berharap agar para dosen dan guru pamong bisa terus bersinergi membawa Mahasiswa PPG ini menjadi guru profesional. Mengingat saat ini masih banyak guru yang belum bersertifikasi, dan ini menjadi tanggung jawab IAIN Pontianak juga sebagai penyelenggara, dan saya juga berharap semoga IAIN Pontianak senantiasa dipercayai sebagai salah satu penyelenggara PPG. Dan secara khusus kepada dosen, saya berharap agar mereka dapat mengatur waktu mengajar, baik mengajar mahasiswa PPG secara daring ataupun mahasiswa reguler,” jelasnya.

    Sementara itu Wakil Dekan I FTIK IAIN Pontianak, Eka Hendry, M.Si., M.Pd, mengatakan, “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan memenuhi tugas saja dan nantinya mendapatkan sertifikasi guru tapi juga pengetahuan. Oleh sebab itu, optimalisasi dari guru dan dosen sangat kami harapkan agar bisa memberikan hasil yang maksimal,” terangnya.

    Ketua Prodi PPG, Ana Rosilawati, M.Ag dalam laporannya mengatakan, “Kegiatan yang dihadiri 46 orang yang terdiri dari 13 dosen, 13 guru pamong baik dari PAI dan madrasah ( al-Quran al-Hadis, Fikih, Aqidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)), dan 18 orang pengelola LPTK IAIN Pontianak. Kegiatan yang akan berlangsung kurang lebih 20 hari ini bertujuan mengingatkan dan menyegarkan kembali para dosen dan guru pamong akan aplikasi LMS,” ujarnya.

    “Dan tidak lupa, kami ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak/ibu dalam rangka persiapan memasuki fase kedua dari beberapa rangkaian peleksanaan PPG Tahap 2 ini yaitu perangkat pembelajaran yang diselenggarakan oleh LPTK IAIN ini yang tujuan utamanya ialah memberikan penyegaran bagi bapak/ibu semua. Oleh sebab itu saya berharap agar bapak ibu bisa lebih fokus dan rileks dengan kegiatan ini sehingga nantinya ketika proses berlangsung dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar,” tambahnya.

    Penulis: Abd. Hamid
    Editor: Septian Utut Sugiatno, M.Pd

  • Gelar Refreshment Lokakarya-PPL, Dekan Himbau “Dosen dan Guru Pamong Saling Bersinergi Cetak Guru Profesional”

    Gelar Refreshment Lokakarya-PPL, Dekan Himbau “Dosen dan Guru Pamong Saling Bersinergi Cetak Guru Profesional”

    Pontianak, 03 Agustus 2024 – Menginjak fase berikutnya dari beberapa rangkaian kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) sejumlah dosen, guru pamong, pengelola dan mahasiswa Pendidikan Agama Islam tampak semangat mengikuti refreshment pada Sabtu, (03/08/2024) dalam rangka persiapan mata kegiatan Lokakarya dan PPL di hotel Orchard Gajah Mada Pontianak. Terdapat 163 orang mengikuti refreshment yang terdiri dari 7 dosen, 7 guru pamong, 126 mahasiswa dan 16 pengelola.

    Prof. H. Hermansyah, M.Ag sebagai Dekan dan juga ketua LPTK IAIN Pontianak, berharap agar dosen dan pamong bersinergi untuk mencetak guru yang professional dan LPTK IAIN Pontianak terus dipercaya sebagai penyelenggara.

    “Saya berharap agar para dosen dan guru pamong bisa terus bersinergi membawa mahasiswa PPG ini menjadi guru profesional. Mengingat saat ini masih banyak guru yang belum ber-sertifikasi, dan ini menjadi tanggung jawab LPTK IAIN Pontianak juga sebagai penyelenggara, dan saya juga berharap semoga IAIN Pontianak senantiasa dipercaya sebagai salah satu penyelenggara PPG dari tahap ke tahap dan tahun ke tahun. Jelasnya.

    Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang APL, Dr. Ali Hasmy, M.Si dalam sambutannya juga berharap kepada seluruh pengajar untuk memberikan komitmen terbaik dalam rangka mendampingi guru-guru dalam tahap pengembangan perangkat pembelajaran, karena ini menjadi bekal untuk menghadapi PPL yang akan dilakukan mahasiswa PPG Batch 1 tahun 2024.

    “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan dan memenuhi tugas saja dan nantinya mendapatkan sertifikasi guru, tapi juga pengetahuan. Oleh sebab itu, komitmen dan optimalisasi dari dosen dan guru pamong sangat kami harapkan agar bisa memberikan hasil yang maksimal,” terangnya.

    Sekretaris Prodi PPG, Syamhadi Sy, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penyamaan persepsi bagi calon pengajar, dan mendalami teknis operasional dari aplikasi LMS Space sebagai media pembelajaran mahasiswa PPG.

    “Sebelum memulai mata kegiatan Lokakarya dan PPL para dosen, guru pamong dan juga mahasiswa mesti sama-sama memahami aplikasi yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan ini nantinya. Sehingga ketika pelaksanaan tidak ditemukan lagi persoalan-persoalan yang berarti yang bersifat teknis. Karena terdapat sedikit perubahan baik pada Lokakarya maupun PPL. Oleh sebab itu, kami berharap kegiatan bisa diikuti dengan baik,” jelas Syam sapaan akrabnya

    Tak lupa, di akhir sambutannya Syamhadi, menyampaikan salam Kaprodi PPG yang berhalangan hadir dan mengajak kepada semua yang hadir pada kegiatan tersebut untuk mendo’akan kesembuhan Kaprodi PPG dan keluarga.

    “Terakhir kami sampaikan salam Ibu Ana karena beliau tidak bisa hadir dan membersamai Bapak/Ibu pada kegiatan ini, beliau sedang dalam pengobatan. Dan kami mohon keikhlasan do’a Bapak/Ibu semua untuk kesembuhan Ibu Kaprodi dan keluarga.” tutup Syam

    Penjelasan tentang Teknis Pelaksanaan Lokakarya dan PPL dijelasakan langsung oleh direktur PAI RI M. Munir, S.Ag., MA sebagai narasumber secara virtual melalaui zoom cloud meetings.

    Penulis: Abd. Hamid, M.Pd
    Editor: Fakhry

  • LPTK IAIN Pontianak Gelar Refreshment Dosen PPG Dalam Jabatan Tahap 1 Tahun 2022

    LPTK IAIN Pontianak Gelar Refreshment Dosen PPG Dalam Jabatan Tahap 1 Tahun 2022

    Turut hadir dalam acara ini Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat, Rektor IAIN Pontianak, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia yang akan menyampaikan materi pada kegiatan tersebut.
    Rektor IAIN Pontianak, Dr. H. Syarif, MA dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dosen yang akan mendidik calon guru profesional juga harus profesional.

    Pontianak (iainptk.ac.id) – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak sebagai Lembaga Penyelenggara Tenaga Kependidikan (LPTK) pengelola Pendidikan Profesi Guru (PPG) menggelar kegiatan Refreshment Dosen. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 18 Maret 2022 di Hotel Orchardz dan diikuti oleh 59 orang dosen serta 13 tenaga kependidikan dengan penyampaian materi dari Panitia Nasional Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

    LPTK-IAIN-Pontianak-Gelar-Refreshment-Dosen-PPG-Dalam-Jabatan-Tahap-1-Tahun-2022
    LPTK-IAIN-Pontianak-Gelar-Refreshment-Dosen-PPG-Dalam-Jabatan-Tahap-1-Tahun-2022
    “Kepada para dosen yang akan di-refreshment hari ini semoga bisa mendidik para calon guru untuk menjadi guru yang profesional. Sebelum itu tentunya, keprofesionalan para dosen juga harus dijaga karena bagaimana kita membentuk guru profesional jika tenaga pengajarnya tidak profesional,” pesan Syarif.

    Sementara itu, hadir mewakili Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Kabid PAI Kanwil Kemenag Kalbar, Dr. Nahruji, M. Si, menyampaikan amanat dari Kepala Kanwil terkait program pendidikan profesi guru di Kalbar ini. Menurut Nahruji, Kemenag Kalbar sangat terbantu dengan adanya program PPG di Kalbar ini.

    “Kanwil Kemenag Kalbar sangat bersyukur dengan adanya program pendidikan profesi guru di Kalbar ini. Biasanya para guru yang akan mengikuti program profesi harus pergi ke luar daerah karena penyelenggara program ini ada di luar Kalbar. Karena itu, dengan adanya LTPK di IAIN Pontianak sangat membantu kami yang membawahi para guru agama dan madrasah di Kalbar ini. Selain itu, Pak Kanwil juga berharap kegiatan hari ini akan membantu para guru menjadi lebih profesional, karena dosen-dosen yang mengajar sudah dilatih secara profesional,” papar Nahruji.

    LPTK-IAIN-Pontianak-Gelar-Refreshment-Dosen-PPG-Dalam-Jabatan-Tahap-1-Tahun-2022
    Sementara itu, dalam sambutannya, Dr. H. Dwi Surya Atmaja, MA, selaku Dekan FTIK mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan Kementerian Agama kepada IAIN Pontianak sebagai LPTK penyelenggara program profesi guru.

    “Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada FTIK sebagai lembaga penyelenggara pendidikan profesi guru. Sebagai LPTK yang baru menyelenggarakan program profesi guru selama satu tahun, tentunya pengelolaan program ini jauh dari sempurna,” tutur Dwi.

    “Namun, dengan tingkat kelulusan peserta sebanyak 93% di tahun pertama, kami mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pak Rektor, para dosen, para admin, pengelola, serta para mahasiswa yang sudah sama-sama berjuang hingga titik ini. Semoga di tahun ini program PPG Dalam Jabatan di IAIN Pontianak bisa menjadi lebih baik, dan segera ada kabar baik untuk program PPG Pra Jabatan (red. Reguler),” ujarnya.

    Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan dari Sekretaris pada Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Dr. H. Rohmat Mulyana Sapdni, M. Pd. Dalam pemaparannya terkait Kebijakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) tentang Pendidikan Profesi Guru (PPG), Rohmat menjelaskan bahwa PPG merupakan program yang sangat urgen dan penting untuk para guru di seluruh Indonesia. Karenanya LPTK yang mengelola PPG ini diharapkan mampu menghasilkan guru-guru yang profesional dan berkualitas.

    “Capaian LPTK IAIN Pontianak dengan kelulusan peserta 93% sangatlah bagus, terutama bagi LPTK yang baru pertama kali menyelenggarakan PPG. Sistem pelaksanaan PPG beberapa tahun terakhir menggunakan sistem dalam jaringan (online). Hal ini merupakan tantangan untuk para tenaga pengajar, peserta, serta admin. Karena itu, peran dan dukungan seluruh pihak sangat diperlukan demi tercapainya target pembelajaran. Kemudian, kami (red. kemenag) saat ini sedang menggodok aturan tentang pelaksanaan PPG Pra Jabatan atau reguler, sehingga kedepannya bisa menjadi tambahan PNBP untuk satker-satker PNBP,” pungkas Rohmat.

    Penulis: Septian Utut
    Editor: Omar Mukhtar

  • Kesiapan dan Antusias: Pelepasan Kontingen IAIN Pontianak dalam Lomba HAB Kemenag RI Tahun 2024 di Ketapang

    Kesiapan dan Antusias: Pelepasan Kontingen IAIN Pontianak dalam Lomba HAB Kemenag RI Tahun 2024 di Ketapang

    Pontianak (iainptk.ac.id) – Pemotongan Nasi Tumpeng Hiasi Pelepasan Kontingen Lomba Hari Amal Bhakti Ke-78 Kemenag RI Tahun 2024 di Ketapang, Kalimantan Barat. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Rektorat Lt 4 INI ini dihadiri oleh Kepala Biro IAIN Pontianak, Dr. Ridwansyah, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Ismail Ruslan, M.Si., Ketua Bapor IAIN Pontianak, Suhaimi, M.Pd., dan Ketua DWP IAIN Pontianak, Vinna Lusiana, SH., M. Kn., Senin (8/1/2024).

    Pelepasan Kontingen IAIN Pontianak diresmikan oleh Rektor IAIN Pontianak, yang diwakili oleh Kepala Biro AUAK IAIN Pontianak, Dr. Ridwansyah, M.Si. Beliau melepas dengan penuh semangat dan keyakinan bahwa kontingen IAIN Pontianak akan meraih juara.

    Beliau menghimbau kepada seluruh peserta kontingen akan pentingnya menjaga sikap dalam ajang bergengsi kali ini. “Kehadiran kita disana merupakan cerminan akan almamater IAIN Pontianak, oleh karena itu penting untuk saya sampaikan kepada Bapak Ibu sekalian bahwa kita harus mampu, harus bisa memberikan yang terbaik untuk IAIN Pontianak,” harapnya.

    “Kunci segala keberhasilan adalah kedisiplinan, baik saat keberangkatan, saat mengikuti lomba, dan saat pulangnya nanti. Jaga kekompakan antar tim, berangkat dengan berbagai persiapan, dan pulang membawa prestasi. Perkuat silaturrahim antar sesama, baik panitia, peserta lomba, dan masyarakat sekitar,” tambahnya.

    Keberangkatan kontingen IAIN Pontianak menuju Ketapang akan dilaksanakan pada hari Jumat pukul 07.30 WIB tanggal 12 Januari 2024. Para peserta diharapkan menjaga kesehatan karena padatnya jadwal kegiatan. Suhaimi menghimbau kepada seluruh peserta kontingen agar disiplin waktu sebagaimana ditentukan panitia, mengingat perjalanan yang cukup jauh. “Kita akan menempuh perjalanan kurang lebih 14 jam lamanya, oleh karena itu kita start lebih awal, dan saya harap para peserta berkumpul di pos keberangkatan tepat waktu,” jelasnya.

    Pelepasan kontingen IAIN Pontianak diakhiri dengan doa dan ditutup dengan pemotongan Nasi Tumpeng yang disiapkan oleh peserta dari berbagai unit dan Fakultas. Sebelum itu tumpeng terbaik diberikan penilaian dengan hasil Juara I : Umum & Layanan Akademik (ULA) Biro AUAK, Juara II : FTIK, Juara III : PPG, Harapan I : LP2M, harapan II : FUAD, dan Harapan III : PTID.

    Penulis: Abd. Hasan
    Editor : Bambang

  • Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pemda Kab. Mempawah Sambut Positif Kegiatan LPTK IAIN Pontianak

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pemda Kab. Mempawah Sambut Positif Kegiatan LPTK IAIN Pontianak

    Pontianak (iainptk.ac.id) Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Pontianak kembali melakukan Sosialisasi dan Koordinasi Persiapan Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Tahap I Tahun 2024, Rabu (20/12/2023) di Lantai II Aula Kantor Disdikporapar Kabupaten Mempawah. Kegiatan yang diikuti oleh Guru PAI se-Kabupeten Mempawah tersebut berlangsung 20 s.d. 21 Desember 2023.

    Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Parawisata (Disdikporapar) yang diwakili Heri Puwanto, menyambut baik kunjungan dari Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Pontianak dalam rangka Sosialisasi & Koordinasi Persiapan Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Tahap I Tahun 2024.

    “Mewakili Pemerintah Kabupaten Mempawah mengucapkan terima kasih kepada LPTK IAIN Pontianak yang telah mau melakukan sosialisi di wilayah kami, mengingat PPG ini merupakan salah satu upaya dalam mencetak guru professional. Insya Allah Pemda Mempawah di tahun 2024 akan membiayai 30 guru untuk menjadi bagian peserta PPG. Dan masih tersisa sekitar 60 guru lagi, semoga pada tahap berikutnya bisa kami anggarkan lagi,” ucapnya.

    Ia juga mengingatkan bahwa sertifikasi guru menjadi penting untuk memastikan sebagai profesi yang benar-benar telah teruji kemampuannya dan untuk mendapatkan sertifikat tersebut harus melalui proses tertentu salah satunya melalui mengikuti program PPG.

    “Sertifikasi guru merupakan pemenuhan kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi professional. Oleh karena itu, proses sertifikasi dipandang sebagai bagian esensial dalam upaya memperoleh sertifikat kompetensi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Sertifikasi guru merupakan proses uji kompetensi bagi calon atau guru yang ingin memperoleh pengakuan atau meningkatkan kompetensi sesuai profesinya. Pada hakikatnya, sertifikasi guru adalah untuk mendapatkan guru yang baik dan professional, yang memiliki kompetensi untuk melaksanakan fungsi dan tujuan sekolah khususnya, serta tujuan pendidikan pada umumnya, sesuai kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman,” imbuhnya

    Sementara itu, Dekan FTIK IAIN Pontianak yang diwakili Wakil Dekan I Bidang APL, Eka Hendry AR, S.Ag., S.Pd., M.Si., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan perlunya kerjasama LPTK dan pemerintah daerah untuk mempercepat sertifikasi guru.

    “Sampai saat ini, masih ada sekitar 151 ribu yang antri untuk mengikuti PPG, Oleh sebeb itu , jika semua ini hanya menunggu APBN akan lama menyelesaikan antrean tersebut, tentu dukungan pemerintah daerah dalam bentuk memberikan anggaran atas program ini tentu sangat diperlukan untuk mempercepat program peningkatan kualitas guru menjadi guru professional/bersertifikat.”

    Penulis : Septian Utut
    Editor : Omar Mulhtar