Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the image-optimization domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /www/wwwroot/ppg.iainptk.ac.id/wp-includes/functions.php on line 6121
PPG - Page 10 of 10 -

Blog

  • Gelar Refreshment Lokakarya-PPL, Dekan Himbau “Dosen dan Guru Pamong Saling Bersinergi Cetak Guru Profesional”

    Gelar Refreshment Lokakarya-PPL, Dekan Himbau “Dosen dan Guru Pamong Saling Bersinergi Cetak Guru Profesional”

    Pontianak, 03 Agustus 2024 – Menginjak fase berikutnya dari beberapa rangkaian kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) sejumlah dosen, guru pamong, pengelola dan mahasiswa Pendidikan Agama Islam tampak semangat mengikuti refreshment pada Sabtu, (03/08/2024) dalam rangka persiapan mata kegiatan Lokakarya dan PPL di hotel Orchard Gajah Mada Pontianak. Terdapat 163 orang mengikuti refreshment yang terdiri dari 7 dosen, 7 guru pamong, 126 mahasiswa dan 16 pengelola.

    Prof. H. Hermansyah, M.Ag sebagai Dekan dan juga ketua LPTK IAIN Pontianak, berharap agar dosen dan pamong bersinergi untuk mencetak guru yang professional dan LPTK IAIN Pontianak terus dipercaya sebagai penyelenggara.

    “Saya berharap agar para dosen dan guru pamong bisa terus bersinergi membawa mahasiswa PPG ini menjadi guru profesional. Mengingat saat ini masih banyak guru yang belum ber-sertifikasi, dan ini menjadi tanggung jawab LPTK IAIN Pontianak juga sebagai penyelenggara, dan saya juga berharap semoga IAIN Pontianak senantiasa dipercaya sebagai salah satu penyelenggara PPG dari tahap ke tahap dan tahun ke tahun. Jelasnya.

    Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang APL, Dr. Ali Hasmy, M.Si dalam sambutannya juga berharap kepada seluruh pengajar untuk memberikan komitmen terbaik dalam rangka mendampingi guru-guru dalam tahap pengembangan perangkat pembelajaran, karena ini menjadi bekal untuk menghadapi PPL yang akan dilakukan mahasiswa PPG Batch 1 tahun 2024.

    “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya bertujuan memberikan dan memenuhi tugas saja dan nantinya mendapatkan sertifikasi guru, tapi juga pengetahuan. Oleh sebab itu, komitmen dan optimalisasi dari dosen dan guru pamong sangat kami harapkan agar bisa memberikan hasil yang maksimal,” terangnya.

    Sekretaris Prodi PPG, Syamhadi Sy, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya penyamaan persepsi bagi calon pengajar, dan mendalami teknis operasional dari aplikasi LMS Space sebagai media pembelajaran mahasiswa PPG.

    “Sebelum memulai mata kegiatan Lokakarya dan PPL para dosen, guru pamong dan juga mahasiswa mesti sama-sama memahami aplikasi yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan ini nantinya. Sehingga ketika pelaksanaan tidak ditemukan lagi persoalan-persoalan yang berarti yang bersifat teknis. Karena terdapat sedikit perubahan baik pada Lokakarya maupun PPL. Oleh sebab itu, kami berharap kegiatan bisa diikuti dengan baik,” jelas Syam sapaan akrabnya

    Tak lupa, di akhir sambutannya Syamhadi, menyampaikan salam Kaprodi PPG yang berhalangan hadir dan mengajak kepada semua yang hadir pada kegiatan tersebut untuk mendo’akan kesembuhan Kaprodi PPG dan keluarga.

    “Terakhir kami sampaikan salam Ibu Ana karena beliau tidak bisa hadir dan membersamai Bapak/Ibu pada kegiatan ini, beliau sedang dalam pengobatan. Dan kami mohon keikhlasan do’a Bapak/Ibu semua untuk kesembuhan Ibu Kaprodi dan keluarga.” tutup Syam

    Penjelasan tentang Teknis Pelaksanaan Lokakarya dan PPL dijelasakan langsung oleh direktur PAI RI M. Munir, S.Ag., MA sebagai narasumber secara virtual melalaui zoom cloud meetings.

    Penulis: Abd. Hamid, M.Pd
    Editor: Fakhry

  • LPTK IAIN Pontianak Gelar Refreshment Dosen PPG Dalam Jabatan Tahap 1 Tahun 2022

    LPTK IAIN Pontianak Gelar Refreshment Dosen PPG Dalam Jabatan Tahap 1 Tahun 2022

    Turut hadir dalam acara ini Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Barat, Rektor IAIN Pontianak, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia yang akan menyampaikan materi pada kegiatan tersebut.
    Rektor IAIN Pontianak, Dr. H. Syarif, MA dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dosen yang akan mendidik calon guru profesional juga harus profesional.

    Pontianak (iainptk.ac.id) – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak sebagai Lembaga Penyelenggara Tenaga Kependidikan (LPTK) pengelola Pendidikan Profesi Guru (PPG) menggelar kegiatan Refreshment Dosen. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 18 Maret 2022 di Hotel Orchardz dan diikuti oleh 59 orang dosen serta 13 tenaga kependidikan dengan penyampaian materi dari Panitia Nasional Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

    LPTK-IAIN-Pontianak-Gelar-Refreshment-Dosen-PPG-Dalam-Jabatan-Tahap-1-Tahun-2022
    LPTK-IAIN-Pontianak-Gelar-Refreshment-Dosen-PPG-Dalam-Jabatan-Tahap-1-Tahun-2022
    “Kepada para dosen yang akan di-refreshment hari ini semoga bisa mendidik para calon guru untuk menjadi guru yang profesional. Sebelum itu tentunya, keprofesionalan para dosen juga harus dijaga karena bagaimana kita membentuk guru profesional jika tenaga pengajarnya tidak profesional,” pesan Syarif.

    Sementara itu, hadir mewakili Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Kabid PAI Kanwil Kemenag Kalbar, Dr. Nahruji, M. Si, menyampaikan amanat dari Kepala Kanwil terkait program pendidikan profesi guru di Kalbar ini. Menurut Nahruji, Kemenag Kalbar sangat terbantu dengan adanya program PPG di Kalbar ini.

    “Kanwil Kemenag Kalbar sangat bersyukur dengan adanya program pendidikan profesi guru di Kalbar ini. Biasanya para guru yang akan mengikuti program profesi harus pergi ke luar daerah karena penyelenggara program ini ada di luar Kalbar. Karena itu, dengan adanya LTPK di IAIN Pontianak sangat membantu kami yang membawahi para guru agama dan madrasah di Kalbar ini. Selain itu, Pak Kanwil juga berharap kegiatan hari ini akan membantu para guru menjadi lebih profesional, karena dosen-dosen yang mengajar sudah dilatih secara profesional,” papar Nahruji.

    LPTK-IAIN-Pontianak-Gelar-Refreshment-Dosen-PPG-Dalam-Jabatan-Tahap-1-Tahun-2022
    Sementara itu, dalam sambutannya, Dr. H. Dwi Surya Atmaja, MA, selaku Dekan FTIK mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan Kementerian Agama kepada IAIN Pontianak sebagai LPTK penyelenggara program profesi guru.

    “Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada FTIK sebagai lembaga penyelenggara pendidikan profesi guru. Sebagai LPTK yang baru menyelenggarakan program profesi guru selama satu tahun, tentunya pengelolaan program ini jauh dari sempurna,” tutur Dwi.

    “Namun, dengan tingkat kelulusan peserta sebanyak 93% di tahun pertama, kami mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pak Rektor, para dosen, para admin, pengelola, serta para mahasiswa yang sudah sama-sama berjuang hingga titik ini. Semoga di tahun ini program PPG Dalam Jabatan di IAIN Pontianak bisa menjadi lebih baik, dan segera ada kabar baik untuk program PPG Pra Jabatan (red. Reguler),” ujarnya.

    Hal tersebut diperkuat dengan pernyataan dari Sekretaris pada Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Dr. H. Rohmat Mulyana Sapdni, M. Pd. Dalam pemaparannya terkait Kebijakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) tentang Pendidikan Profesi Guru (PPG), Rohmat menjelaskan bahwa PPG merupakan program yang sangat urgen dan penting untuk para guru di seluruh Indonesia. Karenanya LPTK yang mengelola PPG ini diharapkan mampu menghasilkan guru-guru yang profesional dan berkualitas.

    “Capaian LPTK IAIN Pontianak dengan kelulusan peserta 93% sangatlah bagus, terutama bagi LPTK yang baru pertama kali menyelenggarakan PPG. Sistem pelaksanaan PPG beberapa tahun terakhir menggunakan sistem dalam jaringan (online). Hal ini merupakan tantangan untuk para tenaga pengajar, peserta, serta admin. Karena itu, peran dan dukungan seluruh pihak sangat diperlukan demi tercapainya target pembelajaran. Kemudian, kami (red. kemenag) saat ini sedang menggodok aturan tentang pelaksanaan PPG Pra Jabatan atau reguler, sehingga kedepannya bisa menjadi tambahan PNBP untuk satker-satker PNBP,” pungkas Rohmat.

    Penulis: Septian Utut
    Editor: Omar Mukhtar

  • Kesiapan dan Antusias: Pelepasan Kontingen IAIN Pontianak dalam Lomba HAB Kemenag RI Tahun 2024 di Ketapang

    Kesiapan dan Antusias: Pelepasan Kontingen IAIN Pontianak dalam Lomba HAB Kemenag RI Tahun 2024 di Ketapang

    Pontianak (iainptk.ac.id) – Pemotongan Nasi Tumpeng Hiasi Pelepasan Kontingen Lomba Hari Amal Bhakti Ke-78 Kemenag RI Tahun 2024 di Ketapang, Kalimantan Barat. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Rektorat Lt 4 INI ini dihadiri oleh Kepala Biro IAIN Pontianak, Dr. Ridwansyah, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Ismail Ruslan, M.Si., Ketua Bapor IAIN Pontianak, Suhaimi, M.Pd., dan Ketua DWP IAIN Pontianak, Vinna Lusiana, SH., M. Kn., Senin (8/1/2024).

    Pelepasan Kontingen IAIN Pontianak diresmikan oleh Rektor IAIN Pontianak, yang diwakili oleh Kepala Biro AUAK IAIN Pontianak, Dr. Ridwansyah, M.Si. Beliau melepas dengan penuh semangat dan keyakinan bahwa kontingen IAIN Pontianak akan meraih juara.

    Beliau menghimbau kepada seluruh peserta kontingen akan pentingnya menjaga sikap dalam ajang bergengsi kali ini. “Kehadiran kita disana merupakan cerminan akan almamater IAIN Pontianak, oleh karena itu penting untuk saya sampaikan kepada Bapak Ibu sekalian bahwa kita harus mampu, harus bisa memberikan yang terbaik untuk IAIN Pontianak,” harapnya.

    “Kunci segala keberhasilan adalah kedisiplinan, baik saat keberangkatan, saat mengikuti lomba, dan saat pulangnya nanti. Jaga kekompakan antar tim, berangkat dengan berbagai persiapan, dan pulang membawa prestasi. Perkuat silaturrahim antar sesama, baik panitia, peserta lomba, dan masyarakat sekitar,” tambahnya.

    Keberangkatan kontingen IAIN Pontianak menuju Ketapang akan dilaksanakan pada hari Jumat pukul 07.30 WIB tanggal 12 Januari 2024. Para peserta diharapkan menjaga kesehatan karena padatnya jadwal kegiatan. Suhaimi menghimbau kepada seluruh peserta kontingen agar disiplin waktu sebagaimana ditentukan panitia, mengingat perjalanan yang cukup jauh. “Kita akan menempuh perjalanan kurang lebih 14 jam lamanya, oleh karena itu kita start lebih awal, dan saya harap para peserta berkumpul di pos keberangkatan tepat waktu,” jelasnya.

    Pelepasan kontingen IAIN Pontianak diakhiri dengan doa dan ditutup dengan pemotongan Nasi Tumpeng yang disiapkan oleh peserta dari berbagai unit dan Fakultas. Sebelum itu tumpeng terbaik diberikan penilaian dengan hasil Juara I : Umum & Layanan Akademik (ULA) Biro AUAK, Juara II : FTIK, Juara III : PPG, Harapan I : LP2M, harapan II : FUAD, dan Harapan III : PTID.

    Penulis: Abd. Hasan
    Editor : Bambang

  • Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pemda Kab. Mempawah Sambut Positif Kegiatan LPTK IAIN Pontianak

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan Pemda Kab. Mempawah Sambut Positif Kegiatan LPTK IAIN Pontianak

    Pontianak (iainptk.ac.id) Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Pontianak kembali melakukan Sosialisasi dan Koordinasi Persiapan Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Tahap I Tahun 2024, Rabu (20/12/2023) di Lantai II Aula Kantor Disdikporapar Kabupaten Mempawah. Kegiatan yang diikuti oleh Guru PAI se-Kabupeten Mempawah tersebut berlangsung 20 s.d. 21 Desember 2023.

    Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Parawisata (Disdikporapar) yang diwakili Heri Puwanto, menyambut baik kunjungan dari Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Pontianak dalam rangka Sosialisasi & Koordinasi Persiapan Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Tahap I Tahun 2024.

    “Mewakili Pemerintah Kabupaten Mempawah mengucapkan terima kasih kepada LPTK IAIN Pontianak yang telah mau melakukan sosialisi di wilayah kami, mengingat PPG ini merupakan salah satu upaya dalam mencetak guru professional. Insya Allah Pemda Mempawah di tahun 2024 akan membiayai 30 guru untuk menjadi bagian peserta PPG. Dan masih tersisa sekitar 60 guru lagi, semoga pada tahap berikutnya bisa kami anggarkan lagi,” ucapnya.

    Ia juga mengingatkan bahwa sertifikasi guru menjadi penting untuk memastikan sebagai profesi yang benar-benar telah teruji kemampuannya dan untuk mendapatkan sertifikat tersebut harus melalui proses tertentu salah satunya melalui mengikuti program PPG.

    “Sertifikasi guru merupakan pemenuhan kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi professional. Oleh karena itu, proses sertifikasi dipandang sebagai bagian esensial dalam upaya memperoleh sertifikat kompetensi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Sertifikasi guru merupakan proses uji kompetensi bagi calon atau guru yang ingin memperoleh pengakuan atau meningkatkan kompetensi sesuai profesinya. Pada hakikatnya, sertifikasi guru adalah untuk mendapatkan guru yang baik dan professional, yang memiliki kompetensi untuk melaksanakan fungsi dan tujuan sekolah khususnya, serta tujuan pendidikan pada umumnya, sesuai kebutuhan masyarakat dan tuntutan zaman,” imbuhnya

    Sementara itu, Dekan FTIK IAIN Pontianak yang diwakili Wakil Dekan I Bidang APL, Eka Hendry AR, S.Ag., S.Pd., M.Si., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan perlunya kerjasama LPTK dan pemerintah daerah untuk mempercepat sertifikasi guru.

    “Sampai saat ini, masih ada sekitar 151 ribu yang antri untuk mengikuti PPG, Oleh sebeb itu , jika semua ini hanya menunggu APBN akan lama menyelesaikan antrean tersebut, tentu dukungan pemerintah daerah dalam bentuk memberikan anggaran atas program ini tentu sangat diperlukan untuk mempercepat program peningkatan kualitas guru menjadi guru professional/bersertifikat.”

    Penulis : Septian Utut
    Editor : Omar Mulhtar

  • LPTK IAIN Pontianak Kembali Kukuhkan 248 Guru Profesional Tahun 2023

    LPTK IAIN Pontianak Kembali Kukuhkan 248 Guru Profesional Tahun 2023

    Pontianak (iainptk.ac.id) Sebanyak 248 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Madrasah Dalam Jabatan (Daljab) Batch 1 Tahun 2023 Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak mengikuti Pengukuhan Guru Profesional pada Kamis, (14/12/2023) bertempat di Hotel Harris Pontianak. Hadir dalam acara pengukuhan tersebut Kepala Kantor Kementian Agama Kalimantan Barat Dr. Muhammad Muhajirin Yanis, M.Pd.I., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Dr. Ali Hasmy, M.SI., Wakil Dekan I Eka Hendry AR, S.Ag., S.Pd., M.Si., M.Pd, Ketua Prodi PPG, Ana Rosilawati, M.Ag., jajaran Dosen, Guru Pamong, tamu undangan, dan jajaran pengelola Prodi PPG.

    Dalam laporannya, Kaprodi PPG menyampaikan secara rinci mahasiswa yang dikukuhkan sebagai Guru profesionial. Beliau juga menyampaikan selamat kepada seluruh mahasiswa PPG yang akan dikukuhkan. Tak lupa beliau juga mengingatkan bahwa setelah dikukuhkan sebagai guru profesional, semakin banyak tanggung jawab yang diemban.

    “Perlu kami laporkan kepada Bapak Kepala Kantor Kementian Agama Kalimantan Barat, Rektor dan Dekan bahwa mahasiswa PPG Batch 1 Daljab Tahun 2023 LPTK IAIN Pontianak tercatat 248 dinyatakan lulus UKMPPG baik retaker maupun fristaker dengan rincian 45 mahaiswa (77,59) rekter, 203 mahasiswa (86,39%) fristaker. Dan dari total peserta yang akan mengikuti pengukuhan guru profesional secara langsung sebanyak 171, sedangkan 77 peserta mengikuti daring melalui platform zoom dan kanal Youtube IAIN Pontianak. Adapun rincian pendanaan pelaksanaan PPG tahun ini, 110 mahasiswa PAI dengan biaya APBD, 100 mahasiswa madrasah dengan biaya APBN dan 35 PAI APBN. Oleh sebab itu, sebagai bagian pimpinan, kami menyampaikan selamat kepada Bapak-ibu atas dikukuhkannya sebagai guru profesional” lapornya.

    Tak lupa beliau juga mengingatkan juga berpsan kapada mahaiswa yang akan dikukuhkan bahwa setelah dikukuhkan sebagai guru profesional, semakin banyak tanggung jawab yang diemban.

    “Dengan telah dikukuhkannya sebagai guru profesional, Bapak/Ibu akan semakin banyak tanggung jawab yang akan diemban. Namun begitu, kami yakin Bapak/Ibu sejatinya sudah menjadi guru profesional dan kompeten di bidang masing-masing.” Pesan Ana sapaan akrab Kaprodi PPG mengkiri laporannya.

    Semetara itu, Eka Hendry dalam sambutannya menyampaikan agar para mahasiswa yang telah dikukuhkan menjadi guru profesional agar memberikan yang terbaik untuk anak didiknya serta mampu memanfaatkan perkmbangan teknologi.

    “Sebagaimana kita ketahui bersama, guru menjadi aktor terpenting dalam pendidikan. Kurikulum mau sebagus apa pun kalau guru tidak bisa memeberikan yang terbaik untuk siswanya tentu tidak akan bisa mengasih yang terbaik untuk anak didiknya. Guru menjadi aktor terpenting dalam keterampilan, kecakapan, daya kritis dan daya juang peserta didik.” terangnya.

    “Guru harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dan menghasilkan pembelajaran yang menarik untuk siswa, sehingga kedepannya guru mampu menghasilkan modul dan media pembelajaran yang menarik, serta memanfaatkan media sosial untuk mengembangkan kemampuan pembelajaran. Bapak/Ibu adalah guru-guru yang beruntung bisa mengikuti PPG mengingat di luar sana ada sekitar 151 ribu yang antri untuk mengikuti PPG, Oleh sebeb itu, jika hanya mengharapkan anggaran yang disediakan oleh Kementerian Agama akan lama menyelesaikan antrean tersebut, tentu dukungan pemerintah daerah dalam bentuk memberikan anggaran atas program ini tentu sangat diperlukan untuk mempercepat program peningkatan kualitas guru menjadi guru professional.” Imbunya penuh harap.

    Pada kesembapatan yang sama, Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I dalam sambutannya menympaikan bahwa salah satu amanah dalam Undang-undang ‘45 adalah “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Salah satu poin penting dalam menyukseskan amanah Undang-undang tersebut diantaranya harus memiliki guru yang berkualitas yang bersertifikat sebagai guru profesional.

    “Guru profesional adalah guru yang memiliki keahlian di bidangnya, guru yang mampu berkreasi dan berinovasi atas pembelajaran serta mampu beradaptasi pada tiap perubahan dan perkembangan zaman,” tutur Muhajirin Yanis.

    Perkembangan zaman mengakibatkan semakin banyak tantangan yang dihadapi tidak terkecuali dunia pendidikan, dan tantangan ini dapat dijawab dan diatasi salah satunya dengan meningkatkan kemampuan guru menjadi guru yang profesional.

    “Sertifikat yang akan bapak dan ibu terima ini adalah legitimasi atas pengakuan negara bahwa bapak ibu telah menjadi guru profesional. Jangan berpuas diri atas apa yang sudah didapat, terus tingkatkan kualitas diri bapak dan ibu, maka kualitas kesejahteraan pun akan meningkat pula. Program PPG tidak akan pernah habis kalau tidak didukung oleh semua pihak. Kita berharap khususnya guru agama yang diangkat oleh Pemerintah Daerah yang mengajar di sekolah-sekolah negeri agar dapat diberikan support oleh Pemerintahan Daerah setempat,” pungkas Muhajirin mengakhiri sambutannya.

    Sedangkan Dr. Ali Hasmy, M.SI., mewakili Rektor yang sedang menerima Penyerahan KMA Guru Besar di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia Jakarta, juga menyampaikan selamat kepada para guru yang telah dikukuhkan sebagai guru profesional.

    “Hari ini adalah hari yang membahagiakan karena ibu dan bapak memasuki ranah pengakuan (rekognisi) negara melalui pengukuhan sebagai guru profesional. Oleh karena itu, saya menyampaikan tahniah selamat buat Ibu dan Bapak, selain sudah melalui proses panjang, masa penantiannya juga sudah sangat panjang bahkan ada yang mendekati 20 tahun pengabdian dan saya mendengar juga ada yang tinggal beberapa tahun lagi masa pengabdian,” Ucapnya penuh bahagia.

    “Profesi guru sangat mulia. Jadikan guru sebagai passion, dan harus mampu membangun suasana yang kondusif dan menyenangkan bagi anak didik di sekolah, sehingga anak-anak bahagia belajar. Jangan malas belajar dan tingkatkan kompetensi sebagai guru.” Pungkasnya akhiri sambutan.

    Penulis: Abd. Hamid/ Bambang
    Editor : Omar Mukhtar

  • PPG IAIN PONTIANAK GELAR KEGIATAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI DOSEN DAN GURU PAMONG

    PPG IAIN PONTIANAK GELAR KEGIATAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI DOSEN DAN GURU PAMONG

    Pontaiank (ppg.iainptk.ac.id) — Dalam rangka peningkatan mutu dan profesionalisme pendidik, Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAIN Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Kompetensi Dosen dan Guru Pamong pada hari Jum’at, 18 Agustus 2023. Kegiatan ini berlangsung di Gardenia Resort, Kubu Raya, dan dihadiri oleh para dosen, guru pamong, serta pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai wilayah.

    Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kaprodi PPG IAIN Pontianak, Ibu Ana Rosilawati, M.Ag., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara dosen dan guru pamong dalam mendampingi mahasiswa PPG. “Pengembangan kompetensi ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus menjaga kualitas lulusan PPG. Peran dosen dan guru pamong sangat strategis dalam membentuk karakter serta kapasitas profesional guru-guru masa depan,” ungkapnya.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. Hermansyah, M.Ag., yang memberikan arahan terkait urgensi peningkatan kualitas pembelajaran berbasis praktik lapangan. “Tantangan pendidikan saat ini menuntut kita untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing secara mendalam, terutama dalam konteks program PPG. Oleh karena itu, kompetensi dosen dan guru pamong harus terus diperkuat,” tegas Prof. Hermansyah.

    Sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Rianawati, M.Ag. menyampaikan materi mendalam mengenai pendekatan pedagogis dan supervisi klinis dalam proses pendampingan mahasiswa PPG. Dalam paparannya, beliau menyoroti pentingnya refleksi, kolaborasi, dan pembaruan strategi pembelajaran sebagai bagian dari proses pengembangan profesional berkelanjutan. “Dosen dan guru pamong adalah mentor sekaligus teladan. Kita perlu memastikan bahwa pendampingan yang diberikan benar-benar membentuk kompetensi pedagogik dan kepribadian peserta didik secara utuh,” ujar Prof. Rianawati.

    Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme, disertai sesi diskusi interaktif yang memungkinkan peserta untuk saling berbagi pengalaman dan strategi pendampingan yang efektif. Acara ini diharapkan dapat memperkuat peran dosen dan guru pamong sebagai pilar utama dalam pelaksanaan PPG berbasis mutu dan berkelanjutan.

    Dengan kegiatan ini, IAIN Pontianak menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan sistem pendidikan nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam ekosistem Pendidikan Profesi Guru.

  • MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL MAHASISWA, PRODI PPG IAIN PONTIANAK ADAKAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN

    MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL MAHASISWA, PRODI PPG IAIN PONTIANAK ADAKAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN

    Pontaiank (ppg.iainptk.ac.id) – Rabu, 16 Agustus 2023, Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAIN Pontianak sukses menggelar kegiatan Pelatihan dan Praktik Pembuatan Video Pembelajaran secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini ditujukan bagi para mahasiswa PPG Dalam Jabatan sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi pedagogik dan penguasaan teknologi dalam pembelajaran.

    Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Bapak Syamhadi Sy, M.Pd, selaku Sekretaris Prodi PPG IAIN Pontianak, yang menyampaikan pentingnya kemampuan membuat media pembelajaran digital dalam mendukung transformasi pendidikan abad ke-21. Ia mengapresiasi antusiasme mahasiswa dalam mengikuti pelatihan ini, serta menekankan bahwa penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, tetapi menjadi kebutuhan utama bagi pendidik profesional.

    Selanjutnya, Dekan FTIK IAIN Pontianak Dr. H. Hermansyah, M.Ag memberikan sambutan, arahan  sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi Prodi PPG dalam menjawab tantangan Merdeka Belajar dan Kurikulum Merdeka yang menuntut guru tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menyajikannya secara menarik melalui media digital. “Pendidikan saat ini memerlukan guru yang kreatif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi,” ujarnya.

    Sebagai narasumber utama, hadir dua ahli di bidang produksi video pembelajaran, yakni Bapak Eko Samiaji, M.Pd dan Bapak Subairi, S.Pd.I. Keduanya membawakan materi tentang konsep dasar video pembelajaran, perencanaan storyboard, teknik pengambilan gambar, editing video, serta penggunaan berbagai aplikasi pendukung seperti Kinemaster, Canva, dan CapCut.

    Sesi praktik menjadi bagian yang paling dinantikan oleh peserta, di mana mahasiswa diberi kesempatan langsung membuat proyek video pembelajaran berdasarkan mata pelajaran yang mereka ampu. Para narasumber secara aktif membimbing dan memberikan umpan balik terhadap karya peserta, yang diharapkan dapat diaplikasikan dalam tugas akhir maupun praktik pembelajaran di kelas masing-masing.

    Kegiatan ini mendapat respons positif dari para mahasiswa. Selain menambah wawasan, pelatihan ini juga memberikan pengalaman langsung yang aplikatif dalam memproduksi konten pembelajaran yang menarik, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik masa kini.

    Dengan berakhirnya pelatihan ini, Prodi PPG IAIN Pontianak berharap mahasiswa dapat menjadi guru profesional yang tidak hanya cakap dalam bidang pedagogik dan keilmuan, tetapi juga unggul dalam pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.

    Penulis: Abd. Hamid

  • ORIENTASI AKADEMIK PPG TAHAP 2 TAHUN 2022: Mengokohkan Komitmen Calon Guru Profesional

    ORIENTASI AKADEMIK PPG TAHAP 2 TAHUN 2022: Mengokohkan Komitmen Calon Guru Profesional

    Pontaiank (ppg.iainptk.ac.id) – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak pendidik profesional melalui kegiatan Orientasi Akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahap 2 Tahun 2022 yang diselenggarakan pada Rabu, 8 Juli 2022 bertempat di Hotel Orchadz Pontianak.

    Acara ini dibuka secara resmi dengan suasana penuh semangat dan harapan oleh wakil rektor IAIN Pontianak bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga (APL) , Dr. Firdaus Achamad, M.Hum, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran guru dalam membangun karakter bangsa. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan bahwa PPG bukan hanya sekadar program pendidikan lanjutan, melainkan sebuah proses pembentukan identitas profesional seorang guru.

    “Guru bukan hanya pengajar, tetapi pendidik yang membentuk generasi. PPG adalah ruang transformasi untuk menjadikan para peserta sebagai sosok pendidik sejati yang profesional dan berintegritas,” ujar Rektor sebelum secara resmi membuka acara.

    Sebelumnya, kegiatan diawali dengan laporan dan sambutan dari Ketua Program Studi PPG IAIN Pontianak, Ibu Ana Rosilawati, M.Ag., yang menyampaikan perkembangan pelaksanaan PPG di lingkungan IAIN Pontianak. Dalam laporannya, Ibu Ana menyampaikan bahwa PPG Tahap 2 tahun ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.

    “Kami berharap orientasi ini menjadi titik awal yang kuat bagi peserta untuk memahami sistem akademik PPG, nilai-nilai profesi keguruan, dan komitmen terhadap pembelajaran sepanjang hayat,” ungkapnya.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dr. Dwi Surya Atmaja, MA., yang menyoroti pentingnya integritas dan etika profesi dalam proses pendidikan guru.

    “Sebagai pendidik, kita dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara moral. PPG adalah momen pembentukan kepribadian pendidik yang utuh,” tegas beliau.

    Orientasi ini menjadi momentum awal yang strategis untuk memperkenalkan peserta terhadap sistem pembelajaran PPG, serta memberikan motivasi dan arah dalam menjalani proses pendidikan profesi yang akan ditempuh. Suasana hangat dan antusiasme para peserta menambah semarak acara yang berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat.

    Dengan dibukanya Orientasi Akademik ini, maka resmi dimulailah rangkaian kegiatan PPG Tahap 2 Tahun 2022 di IAIN Pontianak yang diharapkan dapat melahirkan lebih banyak guru profesional, berdedikasi, dan mampu menjawab tantangan zaman.

    Penulis : Abd. Hamid

  • ORIENTASI AKADEMIK PPG TAHAP 1 DI LPTK IAIN PONTIANAK: Wujud Komitmen Meningkatkan Kompetensi Dan Integritas Guru

    ORIENTASI AKADEMIK PPG TAHAP 1 DI LPTK IAIN PONTIANAK: Wujud Komitmen Meningkatkan Kompetensi Dan Integritas Guru

    Pontaiank (ppg.iainptk.ac.id) — Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan integritas tenaga pendidik, Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Pontianak menyelenggarakan kegiatan Orientasi Akademik Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahap 1 Tahun 2022. Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat di Hotel Orchadz Pontianak, Rabu (22/3), dihadiri oleh para peserta PPG dari berbagai daerah di Kalimantan Barat secara online melalui Zoom Meeting

    Kegiatan ini diawali dengan laporan dari Ketua Prodi PPG IAIN Pontianak, Ibu Ana Rosilawati, M.Ag., yang menyampaikan pentingnya kegiatan orientasi sebagai pintu awal membentuk karakter dan kesiapan akademik para calon guru profesional.

    “Orientasi ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi bagian integral dalam membangun mindset profesionalisme dan integritas. Guru tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi juga harus berkarakter dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Ana Rosilawati dalam laporannya.

    Ia juga melaporkan bahwa jumlah peserta PPG tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya, menunjukkan tingginya animo guru dalam mengikuti program ini sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan nasional.

    Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, Dr. Dwi Surya Atmaja, M.A. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya sinergi antara LPTK dan para guru peserta PPG dalam membangun pendidikan yang berorientasi pada nilai-nilai kebangsaan dan keislaman.

    “Sebagai LPTK, kami tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membina karakter pendidik yang memiliki semangat pengabdian dan tanggung jawab moral terhadap bangsa. Guru adalah agen perubahan sejati,” tegas Dr. Dwi.

    Puncak acara ditandai dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Rektor IAIN Pontianak, Dr. H. Syarif, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa PPG bukan sekadar program sertifikasi, melainkan proses transformasi menuju guru yang reflektif, inovatif, dan berintegritas tinggi.

    “Kegiatan ini adalah wujud nyata dari komitmen kami sebagai institusi pendidikan untuk terus berkontribusi dalam mencetak pendidik unggul. Jadikan momen ini sebagai awal dari perjalanan intelektual dan spiritual Anda sebagai guru profesional,” ujar Prof. Syarif, sebelum membuka acara secara resmi.

    Acara orientasi akademik ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mendalam kepada peserta tentang struktur program PPG, etika profesi guru, serta pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, hangat, dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat para peserta dalam menyongsong peran mereka sebagai garda depan pendidikan Indonesia.

    Penulis: Abd Hamid

  • LANGKAH MAJU PENDIDIKAN GURU: LPTK IAIN PONTIANAK EVALUASI PELAKSANAAN PPG DALJAB 2021

    LANGKAH MAJU PENDIDIKAN GURU: LPTK IAIN PONTIANAK EVALUASI PELAKSANAAN PPG DALJAB 2021

    Pontaiank (ppg.iainptk.ac.id) – Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Pontianak berhasil melaksanakan kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab) perdana tahun 2022. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari 10 hingga 12 Januari 2022, bertempat di Kahyangan Resort, Kota Singkawang.

    Acara ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan LPTK IAIN Pontianak dalam mengembangkan mutu dan arah pendidikan profesi guru. Tidak hanya mengevaluasi pelaksanaan PPG Daljab angkatan pertama, kegiatan ini juga dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) mengenai penyusunan dan pemantapan visi-misi PPG IAIN Pontianak, sebagai dasar pengembangan program ke depan.

    Ketua Program Studi PPG IAIN Pontianak, Ibu Ana Rosilawati, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan PPG Daljab Tahun 2022 tersebut. Ia menegaskan pentingnya evaluasi dan refleksi bersama untuk menyempurnakan penyelenggaraan PPG di masa mendatang.

    “Ini adalah momentum strategis bagi kita semua. Evaluasi ini bukan hanya melihat apa yang telah kita capai, tetapi juga bagaimana kita memperkuat arah dan tujuan PPG di masa depan,” ungkapnya.

    Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, Dr. H. Dwi Surya Atmaja, M.Ag., yang juga secara resmi membuka kegiatan ini, menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan para praktisi pendidikan dalam menyukseskan program PPG.

    “PPG adalah pilar penting dalam mencetak guru profesional. Sinergi semua pihak, termasuk pemerintah daerah, sangat menentukan keberhasilannya,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

    Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber eksternal, yakni Kepala Dinas Pendidikan Kota Singkawang, Bapak Asmadi, S.Pd.I., M.Si., yang memberikan pandangan terkait kebutuhan dan tantangan pendidikan di daerah. Selain itu, FGD juga dipandu oleh moderator berpengalaman, Syamhadi, M.Pd., yang memfasilitasi diskusi aktif dan konstruktif di antara peserta.

    Melalui FGD ini, peserta diajak merumuskan arah visi dan misi PPG IAIN Pontianak agar semakin relevan dengan tantangan zaman dan kebutuhan riil di lapangan. Selama tiga hari, para dosen, pengelola program, dan pemangku kepentingan lainnya terlibat dalam diskusi mendalam, bertukar gagasan, serta menyusun rencana strategis pengembangan PPG ke depan.

    Kegiatan ini ditutup dengan semangat kolaboratif dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan guru, sekaligus memperkuat posisi IAIN Pontianak sebagai lembaga yang berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Kalimantan Barat.

    Penulis : Abd. Hamid