Category: Uncategorized

  • TINGKATKAN MUTU LULUSAN, LPTK IAIN PONTIANAK ADAKAN REFRESHMENT PENGUJI UKIN PPG BATCH 2

    TINGKATKAN MUTU LULUSAN, LPTK IAIN PONTIANAK ADAKAN REFRESHMENT PENGUJI UKIN PPG BATCH 2

    Pontianak (ppg.iainptk.co.id) 16 Oktober 2025 – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan Uji Kinerja (UKin) Pendidikan Profesi Guru (PPG), Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) IAIN Pontianak menyelenggarakan kegiatan Refreshment Penguji UKin PPG Batch 2 Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Oktober 2025, bertempat di Hotel Orchardz Perdana Ayani, Pontianak.

    Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Ibu Ana Rosilawati, M.Ag, menekankan pentingnya penyamaan persepsi antar penguji untuk menjaga objektivitas dan integritas dalam pelaksanaan uji kinerja. Dalam laporannya, beliau juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PPG, baik dosen, guru pamong, maupun admin.

    Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Hermansyah, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa penguji memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas lulusan PPG, sehingga kegiatan refreshment seperti ini menjadi sangat krusial. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara LPTK dan sekolah mitra dalam membina calon guru profesional yang berkarakter dan kompeten.

    Kegiatan ini dihadiri oleh 66 peserta, yang terdiri dari dosen, guru pamong penguji UKin, dan tenaga admin, yang semuanya memiliki peran penting dalam pelaksanaan program PPG di lingkungan IAIN Pontianak.

    Melalui kegiatan refreshment ini, diharapkan seluruh penguji UKin memiliki pemahaman yang seragam mengenai instrumen penilaian, standar kinerja, serta mampu melaksanakan penilaian secara profesional, adil, dan transparan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang koordinasi dan evaluasi bersama demi perbaikan dan peningkatan kualitas program PPG di masa yang akan datang.

    Penulis: Abd. Hamid

  • IAIN PONTIANAK GELAR KEGIATAN REFRESHMENT MAHASISWA PPG TRANSFORMASI TAHAP 3 TAHUN 2025

    IAIN PONTIANAK GELAR KEGIATAN REFRESHMENT MAHASISWA PPG TRANSFORMASI TAHAP 3 TAHUN 2025

    Pontianak (ppg.iainptk.co.id) _ 2 September 2025 — Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak menggelar kegiatan Refreshment Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahap 3 pada Selasa, 2 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Cloud Meeting dan diikuti oleh 851 mahasiswa PPG Tahap 2, serta dihadiri langsung oleh pimpinan dan pengelola program.

    Acara dibuka dengan laporan oleh Sekretaris Prodi PPG IAIN Pontianak, Bapak Syamhadi, M.Pd., yang menyampaikan perkembangan pelaksanaan program serta kesiapan mahasiswa dalam mengikuti rangkaian kegiatan akademik PPG.

    Dalam laporannya, Syamhadi menekankan pentingnya kegiatan refreshment sebagai bagian dari penguatan pemahaman mahasiswa terhadap mekanisme pelaksanaan PPG, baik dari aspek administrasi, teknis perkuliahan, hingga evaluasi akhir. “Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyamakan persepsi antara mahasiswa dan pengelola, agar pelaksanaan PPG Tahap 3 dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

    Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus arahan dari Dekan FTIK IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Hermansyah, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas antusiasme para mahasiswa dan kerja keras tim pengelola PPG. Beliau juga menekankan bahwa PPG merupakan bagian strategis dalam mencetak guru profesional yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan nilai-nilai keislaman.

    “Sebagai calon guru profesional, para peserta PPG diharapkan mampu mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh. Tidak hanya untuk memenuhi syarat administratif, tapi juga untuk membentuk karakter pendidik yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tegas Prof. Hermansyah.

    Lilhawaditsi, M.Pd mahaiswa PPG tahap 3 mengungkapkan kebahagian dan harapannya atas terpangilnya sebagai salah satu PPG di tahap 3 ini. “alhamdulillah, saya sangat bahagia, setelah beberapa lama akhirnya terpanggil juga untuk mengikuti PPg ini. Saya dan juga teman-teman guru yang lain berharap bimbingan serta arahan dari para pengelola sehingga kami bisa lulus dan betul-betul menjadi guru yang professional nantinya.” Harap Hawadis memlaui zoom

    Turut hadir dalam kegiatan ini para pengelola PPG, sekretaris program studi, dan jajaran dosen yang akan terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Kegiatan refreshment berlangsung lancar, interaktif, dan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menjalani proses PPG Tahap 3 dengan lebih siap dan optimal.

    Penulis: Abd. Hamid, M.Pd

  • IAIN PONTIANAK KUKUHKAN GURU PROFESIONAL TAHAP 2 DI KOTA SINGKAWANG

    IAIN PONTIANAK KUKUHKAN GURU PROFESIONAL TAHAP 2 DI KOTA SINGKAWANG

    Singkawang (ppg.iainptk.ac.id) – Sebanyak 151 mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) dari IAIN Pontianak resmi dikukuhkan sebagai Guru Profesional dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Gedung Serumpun Dayang Resort, Kota Singkawang, pada Selasa, 13 Agustus 2024. Kegiatan ini selain dihadiri secara offline juga diikuti secara online oleh beberapa mahasiswa yang berhalangan hadir. Pengukuhan ini menandai pencapaian penting dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas, adaptif, dan berkarakter islami.

    Ketua program studi PPG IAIN Pontianak, Ibu Ana Rosilawati, M.Ag dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa pengukuhan PPG Daljab diikuti oleh 151. 146 secara offline dan 5 orang secara online. Secara rinci beliau juga menjelasakan pembeiayaan mahasiswa PPG tahap 2 tahun 2024 yang terdiri 150. Sebanyak 121 orang APBD Sambas, Basnaz Bengkayang sebanyak 23 Orang dan APBD Provinsi Kalbar orang 6 Orang.

    Beua juga menyampaikan bahwa apa yang telah dicapai oleh para guru professional ini  merupakan bagian dari hasil proses panjnag dan berliku yang telah mereka upayakan

    “selamat kepada para mahasiswa yang akan dikukuhkan. Proses panjang yang telah dilalui, mulai dari perkuliahan, praktik lapangan, hingga ujian kompetensi yang ketat, hingga akhirnya Ibu/Bapak mendapatkan gelar Guru Profesional (Gr). Ucap Ana sapaan akrab Kaprodi.

    Selanjutnya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Hermansyah, M.Ag. Beliau menyampaikan, ucapan selamat kepada 151 orang guru profesional yang dikukuhkan, perjuangan selama ini bagi guru yang mengikuti PPG sampai pada pengukuhan bukanlah sebatas mendapatakan gelar Guru Profesional (Gr) saja, tetapi merupakan pemegang kunci untuk membentuk karakter peserta didik yang akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang.

    “Guru sejati adalah guru yang terus belajar sepanjang hayat. Guru menjadi pelita dan penyuluh bagi peserta didik, terutama dalam menghadapi tantangan zaman. Guru berperan sebagai orang tua di sekolah bagi anak dan menjadi teladan bagi perkembangan anak-anak,” tutur Hermansyah.

    Kakanwil Kemenag Kalbar, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I melalui Kepaĺa Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam (PAPKIS) H. Nahruji, M.Si berharap Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) makin profesional. Kabid Nahruji menyampaikan ucapan selamat kepada Peserta PPG yang dikukuhkan, dan menyampaikan ungkapan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Kabupaten/kota yang peduli terhadap para guru dan menyiapkan anggaran peserta PPG Kalimantan Barat, dan telah mempersiapkan calon PPG untuk gelombang berikutnya.

    “Kami menyampaikan apresiasi kepada bupati/walikota se-Kalbar yang memiliki kepedulian terhadap para guru PAI. Mudah-mudahan semua guru PAI dapat terakomodir mengikuti PPG khususnya di Kalbar. Kami harap semoga Guru PPG yang dikukuhkan hari ini dapat melaksanakan tugas secara profesional,” ungkap Nahruji.

    Rektor IAIN Pontianak Prof.H.Syarif, MA, menyampaikan bahwa “predikat profesional yang didapat hendaknya sampai pada perubahan identitas bagi guru, baik dari keprofesionalan mengajar, maupun hak yang didapat maupun tanggung jawab  bagi guru. Oleh karena itu, guru hendaknya menjadi barometer teladan bagi siswa. Guru profesional tidak ada kata  berhenti dalam belajar,” jelasnya.

    Sementara itu, Direktur PAI Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. H. Munir hadir melalui aplikasi zoom cloud meeting menyampaikan dan memberikan arahan terkait pengukuhan Guru Professional. Selain mengucapkan selamat juga hendaknya guru mensyukuri nikmat yang luar biasa, karena masih 110.000 guru yang menunggu antrian mengikuti PPG.

    Biau juga berharap perhatian pemerintah daerah untuk turut serta menuntaskan guru PAI mengikuti PPG, mengingat jumlah guru PAI sebagian besar diangkat oleh pemerintah daerah. Syukur berikutnya hendaknya kepada LPTK IAIN, yang memudahkan bagi guru PAI tempatan untuk memilih LPTK yang dekat dengan domisi bagi guru PAI.

    “Guru PAI harus mengamalkan ajaran dan pengajaran agama yang Rahmatan li’alamin. Menghindari pengajaran yang intoleran, radikal dan lain-lain yang berpotensi menimbulkan keresahan dan perpecahan,” pesan pak Munir denga serisus

    Acara ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan Islam di Indonesia, khususnya Kalimantan Barat, sebagai wujud nyata dari komitmen negara dalam mencetak guru-guru profesional yang mampu membawa perubahan positif bagi generasi masa depan.

    Penulis : Kang Memed

  • PERKUAT SINERGI DAN KUALITAS PROFESIONALISME GURU, LPTK IAIN PONTIANAK GELAR EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PPG TAHUN 2024

    PERKUAT SINERGI DAN KUALITAS PROFESIONALISME GURU, LPTK IAIN PONTIANAK GELAR EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PPG TAHUN 2024

    Pontianak (ppg.iainptk.co.id)_Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak melalui Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) menggelar kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Program PPG Tahun 2024. Acara berlangsung pada 13 Agustus 2025 di Gedung Serumpun Dayang Resort, Kota Singkawang, dan dihadiri oleh para dosen, pengelola, serta mitra strategis dalam penyelenggaraan PPG.

    Kegiatan dimulai dengan laporan dari Ketua Program Studi PPG IAIN Pontianak, Ibu Ana Rosilawati, M.Ag. Dalam laporannya, beliau menyampaikan rangkuman pelaksanaan PPG selama tahun 2024, meliputi capaian, tantangan, serta rencana strategis untuk peningkatan mutu program. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara dosen, pengelola, dan mitra lapangan dalam mencetak guru profesional yang berkompeten dan berkarakter.

    Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Dekan FTIK IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Hermansyah, M.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan pelaksanaan PPG tahun 2024. Menurutnya, evaluasi seperti ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa PPG tidak hanya menjadi program formalitas, tetapi juga benar-benar menghasilkan tenaga pendidik yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

    Rektor IAIN Pontianak, Prof. Dr. H. Syarif, MA, menekankan bahwa guru profesional adalah kunci kemajuan pendidikan bangsa. Oleh karena itu, IAIN Pontianak berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan PPG melalui inovasi kurikulum, penguatan sistem evaluasi, serta perluasan kerja sama dengan lembaga terkait.

    Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag TU FTIK IAIN Pontianak, para dosen dan pengelola PPG, Kepala Baznas Kabupaten Bengkayang, serta Kasi PAI Kabupaten Sambas. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan dukungan dan kolaborasi lintas instansi dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik.

    Sebagai penutup, acara dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu oleh Sekretaris Prodi PPG, Syamhadi Sy, M.Pd. Dalam sesi ini, peserta bersama-sama membahas berbagai aspek pelaksanaan PPG 2024, mulai dari perencanaan, pelaksanaan praktik pengalaman lapangan, hingga evaluasi hasil belajar peserta. FGD berlangsung dinamis dan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk peningkatan mutu program pada tahun-tahun berikutnya.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan PPG IAIN Pontianak semakin mantap dalam menjalankan perannya sebagai lembaga pencetak guru profesional yang berintegritas, berilmu, dan berakhlak mulia demi kemajuan pendidikan Indonesia.

    Penulis: Kang Memed

  • IAIN PONTIANAK GELAR SIMULASI AKREDITASI PPG, SIAPKAN LANGKAH STRATEGIS MENUJU AKREDITASI UNGGUL

    IAIN PONTIANAK GELAR SIMULASI AKREDITASI PPG, SIAPKAN LANGKAH STRATEGIS MENUJU AKREDITASI UNGGUL

    Pontaiank (ppg.iainptk.ac.id)— Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) menggelar kegiatan Simulasi Akreditasi selama dua hari, 26–27 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Senat IAIN Pontianak dan menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan proses akreditasi yang lebih matang dan komprehensif.

    Ana Rosilawati, M.Ag, selaku Kepala Program Studi PPG IAIN Pontianak dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya simulasi ini sebagai bagian dari upaya reflektif dan evaluatif untuk memastikan seluruh perangkat akreditasi telah memenuhi standar  Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

    “Simulasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian dari budaya mutu yang terus kami bangun. Kami ingin memastikan bahwa seluruh dokumen, proses, hingga luaran PPG benar-benar mencerminkan kualitas dan kinerja yang maksimal,” ujar Ana

    Sementara itu, Prof. Dr. H. Hermansyah, M.Ag dekan FTIK IAIN Pontianak memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan simulasi ini. Ia menegaskan bahwa akreditasi bukan hanya menjadi target administratif, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban institusi kepada publik.

    “PPG adalah wajah profesionalisme LPTK. Akreditasi yang baik akan mencerminkan kualitas lulusan guru-guru kita di lapangan. Maka kegiatan ini sangat penting,” tegas Prof. Hermansyah.

    Menambah semangat acara, Prof. Dr. M. Edi Kurnanto, M.Pd selaku Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Pontianak memberikan arahan sekaligus penguatan sistemik terhadap standar mutu yang harus dijaga dan ditingkatkan. Ia menekankan pentingnya integrasi antara sistem penjaminan mutu internal dengan seluruh proses dalam instrumen akreditasi.

    “LPM akan terus mengawal dan memastikan bahwa seluruh proses akreditasi ini berjalan dengan prinsip objektivitas, keterbukaan, dan berorientasi pada mutu. Ini bukan hanya kerja PPG, tapi kerja bersama seluruh sivitas akademika,” jelas Prof. Edi Kurnanto.

    Sebagai narasumber, kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Hairida, M.Pd, seorang pakar di bidang akreditasi dan mutu pendidikan. Dalam pemaparannya, Prof. Hairida memberikan telaah mendalam terhadap butir-butir dalam instrumen akreditasi serta simulasi asesmen lapangan berdasarkan standar terbaru dari LAMDIK.

    Simulasi ini menjadi kesempatan besar bagi tim PPG untuk melakukan pengecekan akhir terhadap dokumen, sistem pendukung, serta praktik pembelajaran di lapangan. Kegiatan berlangsung dalam suasana antusias, diikuti oleh dosen, guru pamong, tenaga kependidikan, serta tim LPM dan GPM secara aktif.

    Dengan diselenggarakannya simulasi ini, IAIN Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam penyelenggaraan PPG, demi mencetak guru profesional yang unggul dan berdaya saing tinggi di era pendidikan abad ke-21.

    Penulis : Abd. Hamid, M.Pd

  • Refreshment dan Koordinasi Dosen Pembimbing dan Guru Pamong, Rektor Sampaikan Pentingnya Moderasi Beragama

    Refreshment dan Koordinasi Dosen Pembimbing dan Guru Pamong, Rektor Sampaikan Pentingnya Moderasi Beragama

    Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Dr. H. Syarif, MA menyampaikan materi tentang Moderasi Beragama di hadapan Mahasiswa PPG dalam acara Refreshment dan Koordinasi Dosen Pembimbing dan Guru Pamong, Sabtu (03/12) di Hotel Orchardz A.Yani Pontianak.

    Dr. H. Syarif, MA mengungkapkan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu dari tujuh program utama atau priority program yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Rektor berharap semua dosen dan guru pamong memberikan pemahaman mengenai moderasi beragama kepada guru-guru yang saat ini menjadi Mahasiswa PPG Daljab 3.

    “Kita menyadari moderasi beragama itu satu dari tujuh priority program Kementerian Agama yang mana di Kementerian Agama sudah ada satgasnya. IAIN Pontianak hari ini sudah membentuk rumah moderasi beragama. Regulasi terbaru yang ada di KMA memungkinkan kita menambahkan Pusat Rumah Moderasi Beragama dan juga Pusat Rumah Jurnal dan lain- lainnya. Khusus Rumah Moderasi Beragama, IAIN Pontianak sudah kita lakukan sejak lama. Yang jelas adalah kegiatan-kegiatan yang berbasis moderasi beragama ini di IAIN Pontianak ini kita sangat serius. Ending yang kita inginkan ialah supaya terbentuk wawasan berpikir,” katanya.

    “Kita tahu bahwa moderasi beragama sudah ada dalam setiap modul di LMS. Namun, itu tidak menajamin. Jika mereka membuka dan membacanya, mereka akan mendapatkan pengetahuan itu. Jika tidak? Maka, ini tugas kita bersama untuk mendidik para guru dalam bidang pemahaman keagamaan yang moderat. Sehingga ketika mereka lulus dan menjadi pemimpin punya sifat, cara pandang, sikap perilaku agama yang moderat, tidak ekstrim, tidak radikal, apalagi sampai untuk menjadi seorang teroris. Dia menjadi aktor atau duta moderasi beragama di tengah-tengah masyarakat dan di tempat dimana mereka akan bekerja,” pungkasnya.

    Sementara itu Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FTIK, Dr. Sahrani, S.E.I., M.Pd, dalam sambutannya juga mengingatkan agar dosen dan guru pamong terus bersinergi.

    Ia berharap agar para dosen dan guru pamong untuk bersinergi membawa Mahasiswa PPG menjadi guru profesional. Sahrani juga menyampaikan bahwa saat ini masih banyak guru yang belum bersertifikasi, dan ini menjadi tanggung jawab IAIN Pontianak juga sebagai penyelenggara. Lebih lanjut ia berharap semoga IAIN Pontianak senantiasa dipercaya sebagai salah satu penyelenggara PPG. Khusus kepada dosen, ia berharap agar dapat mengatur waktu mengajar, baik mengajar Mahasiswa PPG secara daring ataupun mahasiswa reguler.

    Sementara itu, Ketua Prodi PPG, Ana Rosilawati, M.Ag dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada semua dosen pembimbing, guru pamong, dan juga pengelola. “Kami atas nama pengelola mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak/ibu dosen pembimbing dan guru pamong pada acara ini. Kegiatan PPL ini diikuti 39 dosen pembimbing dan guru pamong yang terdiri 26 dosen perangkat dan pembimbing PPL, dan 3 guru pamong. Kegiatan ini juga dilaksanakan kurang lebih selama satu bulan dimulai dari tanggal 04 sampai 31 Desember 2022. Kami mengingatkan para dosen pembimbing dan guru pamong PPG untuk senantiasa menjalin kolaborasi dan komitmen dalam mendampingi para mahasiswa PPG belajar hingga mereka lulus nanti. kami juga berharap semoga tidak ada lagi gap dalam hal penilaian antara dosen dan guru pamong,” sambutnya.

    “Kami juga berharap di tahap 3 ini  kelulusan mahasiswa melebihi tahap 2 yang masuk 10 LPTK se-Indonesia yaitu di peringkat 9 dengan 89.33%  atau 134 dari 150 mahasiswa PPG Daljab tahap 2 tahun 2022 ,dan Ini merupakan prestasi bagi kita secara khusus dan IAIN Pontianak secara umum. Kita patut berbangga, bersyukur kepada Allah, menjaga bahkan berupaya semaksimal mungkin agar tingkat kelulusan di setiap tahap terus mengalami peningkatan. kami sangat yakin, dengan kualitas dan pengalaman Bapak/Ibu semua semua bisa kita proleh,” sambungnya.

    Penulis: Abd Hamid dan Septian Utut Sugiatno

  • Tingkatkan Kualitas Mutu, Prodi PPG Sukseskan AMI

    Tingkatkan Kualitas Mutu, Prodi PPG Sukseskan AMI

    Dalam upaya penjaminan dan pemeliharaan mutu, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Pontianak menyelenggarakan AMI (Audit Mutu Internal) yang berlangsung pada Selasa (08/11) terhadap seluruh unit di lingkungan IAIN Pontianak, termasuk Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG). Pelaksanaan AMI dilakukan oleh Tim Auditor, Verdianti, SE., M.Sc.Ak didampingi oleh Ketua Prodi PPG, Ana Rosilawati, M.Ag dan Plt. Sekretaris Prodi PPG, Syamhadi, M.Pd. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00. Dalam kesempatan ini hadir pula Admin dan Pengelola LPTK IAIN Pontianak. Kurang lebih tiga jam berlangsung tanya jawab dan expose data terkait item-item yang ada pada instrumen AMI.

    Verdianti, SE., M.Sc.Ak selaku auditor menyampaikan tujuan pelaksanaan AMI di prodi PPG tersebut. “AMI ini dilakukan sebagai langkah pengendalian mutu serta adanya peningkatan mutu setelah adanya tindak lanjut dari pimpinan. Tindak lanjut dari AMI merupakan bentuk nyata komitmen para pimpinan untuk peningkatan mutu di perguruan tinggi,” ucapnya

    Verdianti juga menyampaikan harapannya untuk tindak lanjut hasil AMI dan juga membangun sinergi antara unit dengan unit lainnya serta melakukan perbaikan kekurangannya.

    “Dengan terlaksananya AMI pada prodi PPG ini, kami berharap ada tindak lanjut dari atas terkait hasil dan juga saran sebagai upaya penjaminan mutu yang baik dari lembaga. Tentunya, sinergi antara prodi sebagai unit terkecil dan unit-unit lainnya serta fakultas dan institut sebagai payung besar sangat dibutuhkan dalam rangka mewujudkan IAIN Pontianak yang lebih baik,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kaprodi PPG, Ana Rosilawati, M.Ag mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada auditor yang telah meksanakan AMI di Prodi PPG.

    “Terima kasih kami ucapkan atas pelaksanaan AMI hari ini terkhusus kepada Ibu Auditor, dan mohon maaf jika ada dokumen yang belum terpenuhi dan memang bukan saja dari ranah prodi, tapi juga sinergi dari tim terkait. semoga kekurangan pada siklus ini dapat terpenuhi pada siklus berikutnya. Prodi PPG paham bahwa dibutuhkan usaha untuk menyelesaikan kebutuhan tersebut. Banyak kekurangan dan ketidaksesuaian dengan instrumen AMI yang harus dipahami dan kami penuhi mulai dari standar-tandar proses pembelajaran, standar kompetensi lulusan, standar isi pembelajaran, standar penilaian pembelajaran, standar dosen dan tendik, standar sarpras pembelajaran, standar pengelolaan pembelajaran, standar pembiayaan pembelajaran.”

    Plt. Sekretaris Prodi Pendidikan Profesi Guru, Syamhadi, M.Pd mengucapkan terima kasih kepada auditor. “Kami sangat berterima kasih atas masukkan dan saran dari auditor karena dengan adanya kegiatan audit ini, kami selaku pengelola prodi akan mampu menjamin dan meningkatan kualitas prodi kami,” ujarnya.

    “Jika prodi telah mencapai atau bahkan melebihi standar yang telah ditetapkan, nanti saat akan mengajukan akreditasi prodi Insya Allah akan mendapat hasil maksimal,” pungkasnya.

    Penulis: Abd Hamid
    Editor: Septian Utut Sugiatno, M.Pd

  • PPG IAIN PONTIANAK GELAR KEGIATAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI DOSEN DAN GURU PAMONG

    PPG IAIN PONTIANAK GELAR KEGIATAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI DOSEN DAN GURU PAMONG

    Pontaiank (ppg.iainptk.ac.id) — Dalam rangka peningkatan mutu dan profesionalisme pendidik, Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAIN Pontianak menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Kompetensi Dosen dan Guru Pamong pada hari Jum’at, 18 Agustus 2023. Kegiatan ini berlangsung di Gardenia Resort, Kubu Raya, dan dihadiri oleh para dosen, guru pamong, serta pemangku kepentingan pendidikan dari berbagai wilayah.

    Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kaprodi PPG IAIN Pontianak, Ibu Ana Rosilawati, M.Ag., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara dosen dan guru pamong dalam mendampingi mahasiswa PPG. “Pengembangan kompetensi ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus menjaga kualitas lulusan PPG. Peran dosen dan guru pamong sangat strategis dalam membentuk karakter serta kapasitas profesional guru-guru masa depan,” ungkapnya.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Prof. Dr. Hermansyah, M.Ag., yang memberikan arahan terkait urgensi peningkatan kualitas pembelajaran berbasis praktik lapangan. “Tantangan pendidikan saat ini menuntut kita untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing secara mendalam, terutama dalam konteks program PPG. Oleh karena itu, kompetensi dosen dan guru pamong harus terus diperkuat,” tegas Prof. Hermansyah.

    Sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Rianawati, M.Ag. menyampaikan materi mendalam mengenai pendekatan pedagogis dan supervisi klinis dalam proses pendampingan mahasiswa PPG. Dalam paparannya, beliau menyoroti pentingnya refleksi, kolaborasi, dan pembaruan strategi pembelajaran sebagai bagian dari proses pengembangan profesional berkelanjutan. “Dosen dan guru pamong adalah mentor sekaligus teladan. Kita perlu memastikan bahwa pendampingan yang diberikan benar-benar membentuk kompetensi pedagogik dan kepribadian peserta didik secara utuh,” ujar Prof. Rianawati.

    Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme, disertai sesi diskusi interaktif yang memungkinkan peserta untuk saling berbagi pengalaman dan strategi pendampingan yang efektif. Acara ini diharapkan dapat memperkuat peran dosen dan guru pamong sebagai pilar utama dalam pelaksanaan PPG berbasis mutu dan berkelanjutan.

    Dengan kegiatan ini, IAIN Pontianak menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan sistem pendidikan nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam ekosistem Pendidikan Profesi Guru.

  • MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL MAHASISWA, PRODI PPG IAIN PONTIANAK ADAKAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN

    MENINGKATKAN KOMPETENSI DIGITAL MAHASISWA, PRODI PPG IAIN PONTIANAK ADAKAN PEMBUATAN VIDEO PEMBELAJARAN

    Pontaiank (ppg.iainptk.ac.id) – Rabu, 16 Agustus 2023, Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) IAIN Pontianak sukses menggelar kegiatan Pelatihan dan Praktik Pembuatan Video Pembelajaran secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini ditujukan bagi para mahasiswa PPG Dalam Jabatan sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi pedagogik dan penguasaan teknologi dalam pembelajaran.

    Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Bapak Syamhadi Sy, M.Pd, selaku Sekretaris Prodi PPG IAIN Pontianak, yang menyampaikan pentingnya kemampuan membuat media pembelajaran digital dalam mendukung transformasi pendidikan abad ke-21. Ia mengapresiasi antusiasme mahasiswa dalam mengikuti pelatihan ini, serta menekankan bahwa penguasaan teknologi bukan lagi pilihan, tetapi menjadi kebutuhan utama bagi pendidik profesional.

    Selanjutnya, Dekan FTIK IAIN Pontianak Dr. H. Hermansyah, M.Ag memberikan sambutan, arahan  sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi Prodi PPG dalam menjawab tantangan Merdeka Belajar dan Kurikulum Merdeka yang menuntut guru tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menyajikannya secara menarik melalui media digital. “Pendidikan saat ini memerlukan guru yang kreatif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi,” ujarnya.

    Sebagai narasumber utama, hadir dua ahli di bidang produksi video pembelajaran, yakni Bapak Eko Samiaji, M.Pd dan Bapak Subairi, S.Pd.I. Keduanya membawakan materi tentang konsep dasar video pembelajaran, perencanaan storyboard, teknik pengambilan gambar, editing video, serta penggunaan berbagai aplikasi pendukung seperti Kinemaster, Canva, dan CapCut.

    Sesi praktik menjadi bagian yang paling dinantikan oleh peserta, di mana mahasiswa diberi kesempatan langsung membuat proyek video pembelajaran berdasarkan mata pelajaran yang mereka ampu. Para narasumber secara aktif membimbing dan memberikan umpan balik terhadap karya peserta, yang diharapkan dapat diaplikasikan dalam tugas akhir maupun praktik pembelajaran di kelas masing-masing.

    Kegiatan ini mendapat respons positif dari para mahasiswa. Selain menambah wawasan, pelatihan ini juga memberikan pengalaman langsung yang aplikatif dalam memproduksi konten pembelajaran yang menarik, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik masa kini.

    Dengan berakhirnya pelatihan ini, Prodi PPG IAIN Pontianak berharap mahasiswa dapat menjadi guru profesional yang tidak hanya cakap dalam bidang pedagogik dan keilmuan, tetapi juga unggul dalam pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.

    Penulis: Abd. Hamid